JAYAPURA - Sebanyak 26 Pengurus Daerah Gabungan Alat Kesehatan dan Laboratorium (GAKESLAB) Provinsi Papua, Sabtu (21/9) mendatang akan dilantik di Swisbelhotel Jayapura. Pelantikan tersebtu dijadwalkan akan dilakukan langsung oleh Ketua Umum GAKESLAB Pusat. GAKESLAB Papua siap menjamin mutu produk alat kesehatan melalui cara distribusi alat kesehatan yang baik (CDAKB) di Tanah Papua. Ketua Panitia Pelantikan, Melki Yopo, B,th mengatakan, pelantikan ini dimaksudkan agar pengusaha-pengusaha alat kesehatan dan laboratorium dapat bersatu dan mengontrol setiap alat-alat kesehatan dan laboratorium yang masuk ke Papua. Disisi lain, pelantikan ini juga bertujuan agar para pengusaha alat kesehatan dan laboratorium dapat bekerja lebih professional.”Organisasi ini sudah ada sejak dulu, tapi tidak ada pelantikan pengurusnya. Nah, maka itu dengan adanya pelantikan para Ketua dan pengurus GAKESLAB Provinsi Papua dapat menjadi motivasi kinerja bagi para rekan-rekan pengusaha yang tergabung didalamnya,” terangnya kepada wartawan di Jayapura, Rabu (18/9).Menurut Melki, pembentukan organisasi ini juga dilakukan guna menghindari beredarnya alat kesehatan dan laboratorium tak berkualitas di Papua. ”Alat kesehatan dan laboratorium ini merupakan alat yang bersentuhan langsung dengan tubuh dan nyawa manusia, sehingga harus benar-benar terjamin kualitasnya, karena sebelumnya kami juga pernah temukan adanya alat medis yang tidak sesuai standar berada di salah satu rumah sakit di Papua dan ini kan ironis, karena alat itu digunakan untuk manusia,”paparnya.Jan Vriese,SE selaku sekretaris menambahkan organisasi ini dibentuk untuk mengakomodir seluruh perusahan yang bergerak didalam pengadaan alat kesehatan, sehingga dalam pengadaannya dapat memnerikan alat kesehatan yang berkualitas.”Pelantikan ini akan dilaksanakan Sabtu (21/9) mendatang di Swisbelhotel Jayapura yang dihadiri oleh Ketua Umum GAKESLAB Pusat dan Sekjen GAKESLAB. Kami juga sudah mengundang dari Kementrian Kesehatan, namun kami masih menunggu konfirmasinya. Yang jelas para mitra kami dipastikan akan hadir, termasuk dari Pemerintah Papua,” katanya. (Syaiful)