Lulusan SMA/SMK Harus Diprioritaskan di CPNS Formasi 2014 Intan Jaya
SUGAPA - Kaum intelektual asal Kabupaten Intan Jaya, Titus Agimbau,SH secara tegas meminta Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya agar dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2014 untuk jatah atau kuota SMA/SMK, lebih baik dikhususkan bagi putra dan putri asa
Bagikan
SUGAPA - Kaum intelektual asal Kabupaten Intan Jaya, Titus Agimbau,SH secara tegas meminta Bupati dan Wakil Bupati Intan Jaya agar dalam penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2014 untuk jatah atau kuota SMA/SMK, lebih baik dikhususkan bagi putra dan putri asal Kabupaten Intan Jaya yang tersebar di 8 distrik.
Sementara untuk tingkat pendidikan S1 atau Sarjana silakan saja yang penting dilihat pada tingkat kebutuhan daerah. Karena masalah PNS akan membuat semua pihak menjadi pusing untuk mengurusnya. Sehingga Bupati dan Wakil Bupati perlu mengambil satu langkah kebijakan yang bersifat khusus bagi putra dan putri lulusan SMA/SMK asal 8 distrik.
“Jika Bupati dan Wakil sudah berkordinasi dengan Kepala BKD soal hasil CPNS formasi tahun 2013 sudah jelas dan ada, maka hasil itu secepatnya dapat diumumkan. Karena hal itu menjadi agenda nasional yang dinilai hambat program pembangunan di daerah,” kata Titus Agimbau kepada Papuapos Nabire, Senin (25/8) di seputar Kelurahan Siriwini.
Diharapkan dalam waktu dekat akan juga dilakukan penerimaan CPNS formasi tahun 2014. Sehingga hasil CPNS formasi 2013 diumumkan, karena di kabupaten/kota lain sudah mengumumkan hasil CPNS formasi 2013, akhirnya para Pencaker yang tes di Intan Jaya juga ikut bertanya–Tanya. Sementara Bupati dan Wakil Bupati katakan hasil CPNS 2013 akan diumumkan dalam waktu dekat.
Karena hingga saat ini menyita perhatian kita semua adalah pengumuman hasil CPNS formasi 2013 dan pengumuman calon tetap anggota DPRD Kabupaten Intan Jaya yang merupakan hasil Pemilu 9 April 2014. Dengan demikian semua angenda nasional yang ada di daerah diharapkan untuk segera diumumkan agar program dan roda pemerintahan bisa berjalan.
Apabila hasil CPNS formasi 2013 tidak dapat diumumkan serta hasil–hasil kegiatan nasional lainnya, maka rakyat akan menilai visi misi Bupati serta Wakil Bupati tidak berjalan bagi masyarakat Kabupaten Intan Jaya.
“Selaku kaum intelektual saya memberikan masukan-masukan dengan melihat pada apa yang terjadi dan menjadi buah bibir di tengah–tengah masyarakat Kabupaten Intan Jaya yang tersebar di 8 distrik. Karena kehadiran pemerintahan untuk melayani dan melindungi rakyat dan membawa masyarakat kearah pembangunan yang lebih baik,” tuturnya. (des)
Bagikan artikel ini


