NABIRE – Logistik untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Dogiyai sudah tiba di Nabire pada Minggu (22/1) malam dari Makassar. Mulai Senin (23/1) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dogiyai melaksanakan sortir surat suara yang akan dipakai pada hari pemungutan suara, 15 Februari mendatang.KPU Kabupaten Dogiyai sejak Senin (23/1) siang melakukan sortir surat suara yang akan dipakai saat pencoblosan dengan melibatkan sejumlah warga. Sedangkan pengepakan surat suara menurut TPS akan dilaksanakan staf KPU usai sortir.Surat suara yang sedang disortir, berisi nama dan nomor urut dari empat pasangan Calon Bupati-Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai yang akan dicoblos pemilih di Kabupaten Dogiyai. Surat suara tersebut dicetak setelah mendapat kepastian peserta Pilkada Kabupaten Dogiyai dari Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI). Sekretaris KPU Kabupaten Dogiyai, Pilipus Magay saat ditemui di sela-sela kesibukannya mengawasi sortir surat suara, Senin (23/1) mengatakan, surat suara baru berada di Nabire tadi malam (Minggu malam, red) dikawal oleh anggota KPU, Panwaslih, dan personil Polri. Pencetakan surat suara baru dilaksanakan setelah mendapat kepastian dari KPU Pusat, karena adanya sengketa Pilkada yang panjang. Oleh karena itu, surat suara yang disortir sekarang untuk empat kandidat bupati dan wakil bupati.Ketika ditanya desakan salah satu kandidat yang menghendaki ikut sebagai peseta Pilkada Dogiyai, Sekretaris KPU mengatakan, biaya untuk pencetakan surat suara ini saja, hanya dipaksakan, tidak ada dana. Karena, Pemerintah Kabupaten Dogiyai belum mengeluarkan dana tahap kedua kepada KPU untuk melaksanakan tahapan Pilkada. Oleh sebab itu, apakah komisioner KPU akan setuju untuk mencetak suara lagi atau tidak dengan menambah satu pasangan kandidat lagi.Menurut Pilipus, surat suara yang dicetak di Makassar sesuai dengan jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Kabupaten Dogiyai yang ditetapkan KPU sebanyak 122.128 orang ditambah dengan cadangan surat suara sebanyak 2,5 persen dari jumlah DPT. Disamping itu, KPU Kabupaten Dogiyai juga menyiapkan surat suara untuk terjadinya pemungutan suara ulang (PSU). (ans)