NABIRE - Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Meibo merupakan tempat kepentingan masyarakat 6 distrik. Dalam rangka mempersatukan ide dan pemikiran masyarakat adat 6 distrik yakni, Distrik Siriwo, Uwapa, Wanggar, Yaro, Menou dan Dipa di Kabupaten Nabire. Demikian dikatakan Ketua LMA Meibo, Yunus Kegou, Minggu (26/10) di kediamannya.Dikatakan Yunus, lembaga ini bukan milik Yunus Kegou tetapi aset masyarakat 6 distrik untuk melakukan kegiatan. Lembaga ini juga sebagai tempat mempersatukan ide pandangan dan pemikiran mayarakat adat Meibo. Kegiatan musyawarah yang dilaksanakan merupakan hal yang penting menuju perubahan ke arah yang lebih baik, bagi masyarakat dan bagi daerah.Dirinya menghimbau masyarakat 6 distrik, terutama generasi muda sekarang tahu diri dan berpikir positif, tidak berpikiran menyimpang. Karena kita adalah ciptaan Tuhan, sudah diberikan pikiran yang jernih dan murni sehingga jangan dikotori tetapi berpikir baik dan benar itulah harapan kita bersama.Lanjut Kegou, kita kembali budaya berkebun Suku Mee, membuat kebun biasa dipagari dengan pagar kebun agar tanaman yang ditanam di kebun tidak dimakan oleh binatang ternak piaraan. Dirinya mengharapkan semua pihak menjaga dan melindungi potensi kekayaan alam yang ada di 6 distrik dengan melaksanakan berbagai program prioritas. Salah satunya adalah peningkatan pemberdayaan ekonomi rakyat, demi banyak orang di daerah ini khususnya di wilayah 6 distrik.Lembaga Meibo ini, katanya, merupakan salah satu mitra kerja pemerintah baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat. Untuk itu diharapkan pemerintah secara langsung dan tidak langsung dalam rangka membangun kerja sama yang baik dan meningkatkan semua program lembaga demi terwujudnya program pemerintah berkaitan dengan pemeberdayaan ekonomi rakyat. Lembaga Meibo ini tidak terlepas dari program-program pemerintah untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, terutama bagi masyarakat yang ekonominya lemah.Diharapkan kepada masyarakat di 6 distrik untuk menjaga dan merawat bersama lembaga dan dapat merangkum aspirasi masyarakat. Dirinya menghimbau semua pihak untuk menjaga situasi dan kondisi daerah. Karena wujudkan kebersamaan membangun negeri ini, masyarakat, pemerintah daerah dan pemerintah pusat demi kemakmuran rakyat harus merata disemua lapisan masyarakat. Dan masyarakat pun harus menikmati keadilan dalam suasana hidup yang berkecukupan pada semua aspek kehidupan.Disamping itu juga menciptakan hubungan baik antara manusia dengan manusia antara rohani dan jasmani, dan antara agama yang satu dengan agama yang lainnya. “Untuk itulah lembaga semacam ini menurut hemat saya sangatlah bermanfaat dan bernilai positif dalam kehidupan umat manusia diatas muka bumi. Dengan peningkatan program pembangunan yang nyata dan dapat menyentuh langsung kepada kehidupan masyarakat,” ujarnya. (modes)