NABIRE – Ada lima warga Kabupaten Nabire yang akan mewakili Provinsi Papua pada ajang MTQ Tingkat Nasional tahun 2020 yang akan digelar di Padang, Sumatera Barat.

Kelima warga Nabire yang akan ikut mengharumkan nama Provinsi Papua ini masing-masing Zalfa Zahiya Putri yang akan turun pada cabang Tilawah Anak, Muh.

Syarief Letsoin turun pada cabang Tilawah Remaja, Syafira Ainun Nasir pada cabang Murattal, Meidiana Ayuningtiasih pada cabang Tahfidz 1 Juz, dan Farhan Zandi Fidinansyah pada cabang Tahfidz 5 Juz.

Kontingan MTQ Tingkat Nasional dari Kabupaten Nabire, Selasa (3/11) kemarin telah dilepas keberangkatanya secara resmi oleh Pemkab Nabire, di Islamic Center Nabire.

Dijadwalkan kontingen dari Nabire akan bertolak ke Jayapura, Rabu (4/11) hari ini.

Dikatakan Ketua LPTQ Nabire, Hansari, S.Sos, M.Si, ada 5 warga Kabupaten Nabire yang akan mewakili Provinsi Papua pada MTQ Tingkat Nasional di Padang, Sumatera Barat.

Dari sejumlah kabupaten yang mengikuti seleksi di Jayapura beberapa waktu lalu, Kabupaten Nabire telah meloloskan 5 orang.

Dari sisi jumlah peserta yang lolos, Kabupaten Nabire menduduki posisi kedua setelah Kabupaten Merauke yang meloloskan 6 orang warganya menjadi wakil Papua di Padang nantinya.

Selain 5 orang wakil dari Nabire, ada juga sejumlah kabupaten lain yang lolos masuk tim Papua pada MTQ Tingkat Nasional.

Diantaranya, Kabupaten Merauke loloskan 6 orang yang terbagi menjadi 3 orang cabang Syarhil Quran, 3 orang cabang fahmil quran.

Kabupaten Biak Numfor 1 orang di cabang Murattal, Kabupaten Supiori 1 orang di cabang Tilawah remaja, Kabupaten Mimika 1 orang di cabang Khat, Kabupaten Waropen 1 orang di cabang tilawah dewasa, dan Kabupaten Jayawijaya 1 orang di cabang tilawah dewasa.

Hansari juga berpesan kepada peserta dari Nabire agar menjaga nama Kabupaten Nabire dan juga tetap menjaga kesehatan. 

Bupati Isaias Douw dalam sambutan tertulisnya menyampaikan, pada ajang MTQ tingkat Provinsi Papua, Kabupaten Nabire dapat mewakili Provinsi Papua untuk mengikuti perlombaan MTQ tingkat nasional. 

Dari berbagai bidang yang diperlombakan, Kabupaten Nabire menjadi salah satu kafilah yang banyak memperoleh yang terbaik dan berhak untuk tampil pada ajang MTQ tingkat nasional.

Hal ini tentunya menjadi suatu kebanggaan, dan lewat kesempatan berharap senantiasa diberikan kekuatan. 

Terutama seluruh peserta kontingen Kabupaten Nabire mulai dari keberangkatan, dalam perlombaan, hingga kembali nanti selalu dalam lindungan tuhan dan mendapatkan yang terbaik.

Pelaksanaan MTQ, Kabupaten Nabire selalu mengambil bagian dan pernah mendapatkan prestasi yang menggembirakan.

Prestasi yang telah diperoleh diwaktu lalu, tentunya tidak terlepas dari berkat usaha dan latihan yang serius dari seluruh peserta yang tergabung dalam kongingen/khalifah serta dukungan, dan doa kita semua.

“Perlu saya ingatkan bahwa dalam setiap perlombaan, termasuk dalam pelaksanaan MTQ tingkat nasional nanti.

Hal utama yang perlu diperhatikan adalah bahwa tingkat pelaksanaannya tentu berbeda, yang mana persaingan diantara kontingen pasitnya terasa lebih besar, dan berat, sebab yang tampil dari semua kontingen adalah yang terbaik,” katanya.

Bupati Nabire mengingatkan kepada kontingen agar senantiasa diperhatikan dijaga yakni kesehatan.

Sebab dengan kondisi kesehatan yang baik tentunya dapat mengikuti perlombaan dengan baik dan mampu menunjukkan kemampuan yang terbaik pula.

Hal inilah merupakan tantangan, sekaligus menajdi pendorong semangat dan motivasi bagi peserta untuk menjadi yang terbaik, dan menunjukkan kepada kotingen lain bahwa Kabupaten Nabire khususnya dan Provinsi Papua pada umumnya adalah khalifah yang terbaik dalam segala hal.

“Saya percaya bahwa kerja keras, ketekunan dan disiplin yang itnggi dari seluruh peserta yang tergabung dalam kontingen yang akan diberangkatkan, tentunya sudah mempersiapkan segalanya dengan baik.

Junjung tinggi sikap sportifitas dalam perlombaan,” ujarnya. 

Informasi yang didapat dari Provinsi Papua, peserta harus sudah ada di Jayapura tanggal 5 November 2020 dan ditampung di Asrama Haji Kotaraja.

Peserta akan menjalani pemeriksaan bebas Covid-19 atau SWAB pada tanggal 6 November 2020.

Peserta menjalani pelatihan ringan dari tanggal 7 sampai dengan 11 November 2020.

Kaflah akan berangkat menuju Padang Provinsi Sumatera Barat tanggal 12 November 2020 dan kembai ke Jayapura tanggal 21 November 2020. (ros)