Liga Bulutangkis Nabire, Pertama di Papua
NABIRE - Liga Bulutangkis Kabupaten Nabire yang dilaksanakan oleh pengurus PBSI Kabupaten Nabire dan telah dibuka oleh Ketua KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno di GOR Kotalama Nabire, Rabu (15/4) kemarin merupakan ajang pertama yang digelar di Papua. Liga Bulutangkis
Bagikan
NABIRE - Liga Bulutangkis Kabupaten Nabire yang dilaksanakan oleh pengurus PBSI Kabupaten Nabire dan telah dibuka oleh Ketua KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno di GOR Kotalama Nabire, Rabu (15/4) kemarin merupakan ajang pertama yang digelar di Papua.
Liga Bulutangkis itu juga merupakan terobosan yang dilakukan pengurus PBSI Kabupaten Nabire dalam rangka pembinaan atlet bulutangkis Nabire yang berkesinambungan.Hal demikian diungkapkan Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire, Madyo Prayitno, dalam sambutannya sebelum membuka Liga Bulutangkis Kabupaten Nabire secara resmi.Ketua KONI menyampaikan terima kasih kepada pengurus PBSI Kabupaten Nabire atas terobosan yang dilaksanakan. “Terima kasih kepada PBSI Kabupaten Nabire yang telah melakukan terobosan-terobosan guna melaksanakan pembinaan cabang bulutangkis di Kabupaten Nabire. Liga Bulutangkis Kabupaten Nabire ini merupakan wujud terobosan PBSI Kabupaten Nabire dalam rangka pembinaan atlet bulutangkis dan kemajuan olahraga bulutangkis di Kabupaten Nabire,” ungkapnya.“Liga Bulutangkis ini barangkali merupakan even pertama yang digelar di Papua,” imbuhnya. Menurut Madyo Prayitno, dalam Liga ini ada sejumlah maksa yang terkandung didalamnya, pertama adanya pembinaan yang berkesinambungan baik bagi para atlet bulutangkis senior guna memberikan motivasi bagi pebulutangkis usia dini dan remaja.Kedua, liga ini juga mampu mengadopsi pemain-pemain bulutangkis ditingkat distrik sehingga mereka merasa terperhatikan. Dengan adanya liga ini mampu menjangkau semua PB yang ada dipinggiran kota. Disamping merupakan sarana rekreasi bagi pemain dimasa penyegaran berkunjung ke daerah lain.Dikatakannya, dalam program KONI Kabupaten Nabire tahun 2015 yang juga seiring dengan program KONI Provinsi Papua, dimana tahun 2015, proram KONI merupakan tahun pembinaan.“Arti pembinaan sudah kami wujudkan/laksanakan kegiatan-kegiatan pada cabang-cabang olahraga, sehingga diharapkan pada tahun 2015 ini cabang-cabang olahraga mengadakan pembinaan kepada atlet remaja dengan menggelar turnamen tingkat remaja. Dari situ akan terbentuk Tim Remaja Kabupaten Nabire yang akan dipertemukan tahun 2016 di Jayapura dan hasilkan akan menjadi tim Papua untuk menghadapi PON Remaja tahun 2017. Terbentuknya Tim PON Remaja tahun 2017 itu sebagai modal dasar untuk mempersiapkan PON 2020, dimana Papua bertindak sebagai tuan rumah,” tuturnya.Madyo Prayitno mengharap jajaran cabang dibawah KONI mampu menjabarkan program KONI dengan melakukan pembinaan yang diwujudkan melaksanakan pertandingan-pertandingan daerah yang mengacu pada pada program KONI Provinsi untuk membentuk Tim Remaja PON 2017.Ketua KONI menyarankan kepada pengurus PBSI Kabupaten Nabire, seusai Liga Bulutangkis dapat melaksanakan kejuaraan bulutangkis tingkat remaja, sehingga kegiatan itu berkesinambungan untuk mencari atlet-atlet yang berbakat dan berprestasi. “Tugas KONI dan cabang olahraga adalah melakukan pembinaan menuju prestasi,” katanya.Ketua Harian KONI Kabupaten Nabire juga meminta kepada cabang-cabang olahraga yang lain agar memiliki program pembinaan atlet remaja dalam persiapan menuju Kejuaraan Daerah Provinsi Papua tahun 2016. Dengan demikian atlet di Kabupaten Nabire benar-benar siap untuk berlaga di Kejurda itu.“Dari Kejurda kita berharap banyak atlet dari Kabupaten Nabire yang mewakili Provinsi Papua untuk bertanding dikancah PON Remaja tahun 2017. Kita buktikan bahwa Kabupaten Nabire merupakan gudang atlet. Bukan hanya slogan bahwa Nabire itu gudangnya atlet, tetapi mari kita buktikan bahwa itu benar adanya. Ini juga sekaligus sebagai tantangan bagi atlet untuk berprestasi di tahun 2016-2017,” paparnya. Madyo Prayitno mengharapkan pada cabang-cabang lain untuk dapat mengikuti jejak PBSI Kabupaten Nabire melakukan terobosan dalam rangka pembinaan sekaligus mempersiapkan atlet-atletnya, sehingga secara bersama-sama melangkah mempersiapkan atlet yang berprestasi. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



