NABIRE - Legislator Kabupaten Nabire, Karel Tabuni menghadiri cara tatap muka (rapat,red) perangkat kampung bersama masyarakat kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi Nabire. Dalam pertemuan tersebut dibahas beberapa agenda yakni pembahasa pemekaran dua kampung pemecahan dari kampung Samabusa, Sosialisasi bahayanya Virus Carona atau Covid-19 dan rencana persiapan sensus penduduk 2020.“Selamat datang anggota DPRD terhormat kita,Bapak Karel Tabuni juga sebagai warga di kampung Samabusa. Baru kali ini seorang DPRD kunjungi dan berkenan duduk bersama kami dalam acara pemerintah kampung seperti ini. Amplos untuk beliau,”sahut haru Kepala Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi Nabire, Jefri Rawiyai menyambut kedatang Legislator Partai PAN, Sabtu (21/3) lalu.Rapat dilanjutkan hingga tiga Agenda pun dibahas tuntas kurang lebih selama 3 (tiga) jam. Dalam pertemuan itu khusus pembahasan rencana pembentukan dua kampung tersebut itu, sala seorang warga kampung Samabusa juga sebagai kepala Dusun III, Paulus Aiyatanoi menyatakan rasa syukur dan sekaligus berterima kasih kepada anggota DPRD Kabupaten Nabire dari Dapil III Nabire yang telah berkenan hadir bersama masyarakat di kampung Samabusa. “Kehadiran bapak kami percaya bahwa akan  memperjuangkan niat baik kami ini dan juga akan menyampaikan dalam bentuk aspirasinya sebagai anggota dewan untuk pemekaran dua kampung baru yakni Rawaudo dan Korowa-Zipur,”ujarnya penuh berharap.Karel Tabuni, terkait harapan warga untuk memperjuangkan Aspirasi rencana pemekarang dua kampung baru tersebut menyatakan bahwa, sebagai anggota dewan sudah sepantasnya dirinya memperjuangkan aspirasi masyarakat.“Sesuai dengan aspirasi yang telah disampaikan ini, saya akan komit memperjuangkan aspirasi masyarakat. Apalagi pemekaran kampung ini dalam rangka mendekatkan rentang kendali pemerintah terkecil yang selama ini menjadi kewalahan tersendiri, saya siap berjuang mati-matian membela kepentingan rakyat,”janjinya dihadapan warga. Dalam  kesempatan itu, Karel Tabuni menyerahkan 3 juta rupiah kepada ketua Panitia Pemekaran kampung, agar dipergunakan dalam menyiapkan proposal rencana pengusulan pemekaran dua kampung tersebut.Ferdinan Mamoribo selaku Ketua Panitia Pemekaran Kampung menyampaikan, Dana yang telah diperbantukan kepada pihaknya tersebut akan digunakan sebagaimana mestinya sesuai harapan dan tujuan pemberian bantuan ini.Kepala kampung Samabusa, Jefri Rawiyai mengatakan,bantuan dana ini merupakan fondasi atau dasar untuk segerah panitia pemekaran siapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dalam pembentukan pemekaran kampung. Terutama sebagaimana 8 (delapan) syarat yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang pemekaran kampung.(eby)