Lagi, Covid-19 Membuat Nabire Berduka
NABIRE – Nabire kembali diselimuti duka cita mendalam. Seorang pasien terinveksi Covid-19 yang juga merupakan wakil rakyat, Suyo
NABIRE – Nabire kembali diselimuti duka cita mendalam. Seorang pasien terinveksi Covid-19 yang juga merupakan wakil rakyat, Suyono (alm), Selasa (15/9) kemarin, meninggal dunia. Hal ini menambah daftar pasien Covid-19 yang dirawat di Kabupaten Nabire, meninggal dunia. Hingga berita ini ditulis, sudah ada 5 pasien Covid-19 di Kabupaten Nabire yang meninggal dunia. Soal kabar meninggalnya wakil rakyat ini dibenarkan oleh dokter di RSUD Nabire, dr. Totok Suprapto. Saat dikonfirmasi media ini, Selasa (15/9) sore, pihaknya membenarkan kabar tersebut.
“Pasien Covid-19 yang meninggal dunia di Nabire bertambah 1 orang, jumlah total yang meninggal di Nabire sudah 5 orang. Almarhum Pak Suyono dinyatakan meninggal sekitar pukul 15.00 WIT tadi sore,” ujarnya.
Almarhum Suyono dinyatakan meninggal di ICU RSUD Nabire sekitar pukul 15.00 Wit. Almarhum diketahui merupakan anggota DPRD Nabire aktif, dan sebelumnya sempat menjabat Ketua DPRD sementara sebelum Ketua DPRD Definitif dilantik. Almarhum menurut rencana dimakamkan malam ini (tadi malam, red) di Pemakaman Girimulyo Nabire. Sebagai informasi, kasus pertama pasien Covid-19 yang meninggal di Nabire terjadi tanggal 29 Agustus 2020 lalu.
Hingga hari Selasa (15/09), jumlah kumulatif kasus positif Covid-19 di Kabupaten Nabire terus melonjak tajam. Tercatat kini sudah mencapai 118 kasus terkonfirmasi. Dari 118 kasus tersebut, 4 pasien dinyatakan meninggal dunia, 53 pasien telah dinyatakan sembuh, sedangkan 61 lainnya masih menjalani perawatan di RSUD Nabire. Dari 61 pasien yang dirawat tersebut, 44 pasien berasal dari Kabupaten Nabire, 14 pasien berasal dari Kabupaten Paniai dan 3 pasien berasal dari Kabupaten Deiyai. Demikian halnya dengan jumlah kontak erat yang mengalami kenaikan tajam menjadi 47 orang. Sementara untuk data pasien Covid19 yang meninggal, masih belum diupdate menjadi 5 orang. Menurut keterangan dokter Frans Sayori melalui pesan WA, data tersebut baru akan diupdate Kamis (16/09). (ros)
Bagikan artikel ini



