NABIRE - Dalam rangkaian kegiatan peduli sosial, Kelompok 2 Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Nabire yang diketuai oleh Musa Malisa beserta rekan-rekan lainnya dan dalam mengunjungi Yayasan Difabel Yatim Piatu dan Anak Putus Sekolah Nabire.

Yayasan ini menjadi tempat penampungan dan komunitas belajar bagi anak-anak difabel dan anak berkebutuhan khusus, yang membutuhkan perhatian dan dukungan lebih dari masyarakat, bertempat di Yayasan Difabel Nabire, Jum'at (14/3/2025) lalu.

“Dalam Kunjungan kelompok 2 DPRK ini diisi dengan mendengarkan aspirasi yang disampaikan dari hati oleh warga difabel, serta menyerahkan bantuan sebagai wujud kepedulian dan kasih sayang,” ujar Musa Malisa.

Selama kunjungan tersebut, dalam kesempatan itu kelompok 2 DPRK menyimak dengan penuh perhatian, dengan berbagai keluhan dan harapan yang disampaikan oleh warga difabel.

Permohonan bantuan pembangunan fisik, pembangunan tempat penampungan yang layak dan sekolah khusus difabel untuk menunjang kegiatan belajar mengajar yang lebih baik. Bantuan Sembako dan kebutuhan pokok sehari-hari yang masih menjadi tantangan bagi sebagian besar keluarga difabel.

“Bantuan operasional sekolah dan alat-alat pendidikan serta dukungan dana operasional sekolah untuk perlengkapan belajar yang memadai agar mendukung proses pendidikan anak-anak difabel,” ucap Maria.

Maria Yeti Asaputri Kapitarauw, S.Sos.,MM,AWP, selaku perwakilan yayasan, menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus atas kepedulian dan kasih sayang yang diberikan oleh kelompok 2 DPRK Nabire.

Ia mengapresiasi bantuan partisipasi yang diserahkan, baik berupa makanan maupun dana yang akan digunakan sesuai dengan kebutuhan yayasan. Adapun Kelompok 2 DPRK menyerahkan bantuan berupa, dana Rp10 juta, partisipasi untuk mendukung operasional sekolah dan pembelian alat-alat Pendidikan dan beli Sembako makanan dan snack sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak.(edi)