NABIRE – Sebagai pelaksanaan daripada Operasi Patuh Noken 2025, Kepolisian Resor Nabire melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas), di backup satuan samping menggelar Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) hari kedua, pada Selasa sore, 15 Juli 2025 bertempat di depan Mako Polres Nabire. 

KRYD atau razia berupa pemeriksaan kendaraan bermotor mulai pukul 16.00 WIT hingga 17.30 WIT itu, tim gabungan personel berhasil mengamankan puluhan Kendaraan Bermotor (Ranmor), yang rata-rata didominasi kendaraan roda dua. 

Sweeping tersebut dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Nabire, Iptu Exaudio P. Raja Hasibuan, S.Tr.K.,M.H., dan melibatkan gabungan personel yang terdiri dari Satlantas Polres Nabire, Den POM XVII/1 Nabire, Polda Papua Tengah serta Unit Kecil Lengkap (UKL) Polres Nabire sesuai dengan surat perintah yang dikeluarkan dalam rangka mendukung keberhasilan operasi tersebut.

Data yang diterima media ini, menyebutkan pemeriksaan itu dilakukan terhadap setiap kendaraan yang melintas di area operasi, baik kendaraan roda dua (R2), roda empat (R4) maupun roda enam (R6). 

Hal ini bertujuan untuk mendisiplinkan pengendara sekaligus menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah hukum Polres Nabire, Polda Papua Tengah, khususnya di daerah perkotaan Nabire.

Dari hasil pelaksanaan kegiatan tersebut, tim gabungan berhasil menjaring 56 pelanggar lalu lintas dengan rincian, Sepeda Motor (Spm) roda 2 sebanyak 47 unit, SIM C 1 lembar, SIM A 2 lembar dan STNK sebanyak 6 lembar.

Kasat Lantas Polres Nabire, Exaudio Hasibuan menegaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas.

“Kami terus mengimbau masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas, menggunakan helm dan sabuk pengaman, tidak menggunakan ponsel saat berkendara serta melengkapi surat-surat kendaraan. Keselamatan adalah kebutuhan bersama dan dimulai dari kesadaran pribadi,” ujarnya.(wan)