NABIRE - KPU Provinsi Papua Tengah melalui rapat pleno terbuka pada Selasa (27/6/23), telah menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi Papua Tengah untuk Pemilu 2024 sebanyak 1.128.844 pemilih. Rapat pleno penetapan DPT dilaksanakan di Kantor KPU Provinsi Papua Tengah di Jl. A. Gobai Nabire, dihadiri Ketua KPU Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni, 4 komisioner KPU Papua Tengah, Indra Ebang Ola, Marius Telenggen, Octovianus Takimai, Sepo Nawipa, didampingi Plt. Sekretaris KPU Papua Tengah, serta tamu undangan lainnya.

Data yang dihimpun Papuapos Nabire, dari 8 kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah, dengan jumlah kecamatan sebanyak 131, jumlah desa/kelurahan sebanyak 1.197, jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 4.484, dengan jumlah DPT 1.128.844 yang terbagi DPT laku-laki sebanyak 604.549 dan DPT perempuan sebanyak 524.295.

Kabupaten Nabire dengan jumlah distrik 15, jumlah desa/kelurahan 81, jumlah TPS 480, jumlah DPT sebanyak 122.140 yang terbagi DPT laki-laki 63.159 dan DPT perempuan 58.981.

Kabupaten Puncak Jaya dengan jumlah distrik 26, jumlah desa/kelurahan 305, jumlah TPS 811, jumlah DPT sebanyak 198.827 yang terbagi DPT laki-laki 106.895 dan DPT perempuan 91.932.

Kabupaten Paniai dengan jumlah distrik 24, jumlah desa/kelurahan 201, jumlah TPS 499, jumlah DPT sebanyak 117.756 yang terbagi DPT laki-laki 64.968 dan DPT perempuan 52.788.

Kabupaten Mimika dengan jumlah distrik 18, jumlah desa/kelurahan 152, jumlah TPS 955, jumlah DPT sebanyak 236.995 yang terbagi DPT laki-laki 130.865 dan DPT perempuan 106.130.

Kabupaten Puncak dengan jumlah distrik 25, jumlah desa/kelurahan 206, jumlah TPS 622, jumlah DPT sebanyak 155.536 yang terbagi DPT laki-laki 81.960 dan DPT perempuan 73.576.

Kabupaten Dogiyai dengan jumlah distrik 10, jumlah desa/kelurahan 79, jumlah TPS 358, jumlah DPT sebanyak 95.655 yang terbagi DPT laki-laki 49.887 dan DPT perempuan 45.768.

Kabupaten Intan Jaya dengan jumlah distrik 8, jumlah desa/kelurahan 97, jumlah TPS 463, jumlah DPT sebanyak 124.508 yang terbagi DPT laki-laki 65.241 dan DPT perempuan 59.267.

Kabupaten Deiyai dengan jumlah distrik 5, jumlah desa/kelurahan 67, jumlah TPS 296, jumlah DPT sebanyak 77.427 yang terbagi DPT laki-laki 41.574 dan DPT perempuan 35.853.

Dikatakan Ketua KPU Papua Tengah, Jennifer Darling Tabuni, proses penetapan DPT yang sudah berlangsung di setiap kabupaten dan akhirnya bisa ditetapkan oleh KPU Provinsi Papua Tengah. 

Dirinya mengharapkan, dari DPT yang ditetapkan hari ini, mereka dapat menggunakan hak pilih suaranya tanggal 14 Februari 2024. Sementara bagi yang belum tercover dalam DPT diharapkan melapor ke semua tingkatan sehingga mereka bisa tercover masuk dalam DPT B.

Ketua KPU Jennifer Tabuni berpesan kepada semua masyarakat agar mendukung semua proses dan tahapan yang akan dijalankan oleh KPU Provinsi Papua Tengah.

“Pesan untuk semua masyarakat yang ada di 8 kabupaten sesuai DPT yang kami tetapkan hari ini bisa dicek itu namanya ada atau tidak. Semua masyarakat maupun partai politik kita mendukung agar tahapan ini bisa berjalan dengan aman, nyaman, damai di kabupaten ataupun provinsi kita yang baru ini. Sehingga semua proses ini kita bisa nikmati bersama-sama pesta rakyat ini,” tutupnya.

Ditanya soal DPT di sejumlah kabupaten yang mengalami penurunan, jawab komisioner KPU Papua Tengah, Marinus Telenggen menjawab, prosesnya telah berlangsung lama antara Dukcapil dan KPU Kabupaten.

“Jadi persoalan data saya pikir ini prosesnya bukan baru, prosesnya sudah lama kurang lebih sudah sejak lama. Jadi sinkronisasi data antara Dukcapil dan KPU ini sudah terjadi. Ini prosesnya panjang jadi kalau ada yang tidak puas dengan penetapan hari ini, itu dinamika soal biasa,” katanya.

Lanjut Telenggen, tidak ada masalah saat penetapan DPT di tingkat Provinsi Papua Tengah. Karena tidak ada keberatan yang disampaikan seperti pernyataan Bawaslu Papua Tengah.

“Teman-teman Bawaslu tadi jelas mereka sudah sampaikan bahwa sampai dengan hari ini penetapan di tingkat provinsi belum temukan bukti-bukti data otentik dengan keberatan itu. Saya pikir itu jadi acuan untuk teman-teman partai,” katanya.

Ia juga mengungkapkan DPT bertambah dan berkurang merupakan hal yang lumrah terjadi di setiap kabupaten/kota.

“Teman-teman komisioner kami sudah jelaskan bahwa data ini setiap waktu dia bergerak jadi tidak baku. Karena ada orang yang pindah, ada yang masuk dan ada yang meninggal dunia,” ungkapnya.

Telenggen juga menegaskan, penetapan DPT yang sudah berlangsung hari ini sudah sesuai jadwal dan tahapan nasional. (rob)