KPU Nabire Siap Lanjutkan Pilbup Nabire
NABIRE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire siap untuk melanjutkan sisa tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Nabire s
NABIRE – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nabire siap untuk melanjutkan sisa tahapan Pemilihan Bupati (Pilbup) Kabupaten Nabire sesuai dengan jadwal yang ditetapkan secara nasional oleh KPU RI.
Tahap pertama, mulai 24 Juni 2020 mendatang, KPU Kabupaten Nabire akan melaksanakan verifikasi faktual dukungan bakal calon independen (perseorangan).
KPU melalui Panitia Pemungutan Suara (PPS) akan mendatangi warga yang memberikan dukungan kepada Balon Independen untuk memastikan dukungan yang dilampirkan calon perseorangan.
Ketua KPU Kabupaten Nabire, Wihelmus Degey saat dihubungi media ini, Selasa (16/6) mengatakan, KPU sudah siap menyukseskan pelaksanaan Pilbup Nabire yang akan memulai dengan kegiatan verifikasi faktual dukungan calon perseorangan dengan mendatangi warga yang telah memberikan dukungan kepada Balon perseorangan, untuk memastikan dukungannya, benar tidaknya nama warga yang memberikan dukungan kepada balon perseorangan.
Degey menjelaskan, petugas KPU akan mendatangi warga untuk memastikan, benar tidaknya warga yang bersangkutan mendukung calon perseorangan atau tidak.
Petugas akan mencatat benar tidaknya dukungan warga kepada calon perseorangan.
Verifikasi tersebut untuk memastikan dukungan warga yang valid sebagai calon independen yang memenuhi jumlah dukungan yang harus dipenuhi setiap bakal calon perseorangan.
Degey menambahkan, selain mencocokkan dukungan warga, KPU juga akan mencocokkan keabsahan alamat warga pendukung.
Alamat tinggal dari warga yang memberikan dukungan harus berada di alamat berdomisili.
Misalnya, warga yang beralamat di Karang Tumaritis, saat verifikasi faktual membuktikan tempat tinggal di Karang Tumaritis, tidak sebaliknya warga yang berdomisili di Siriwini alamatnya di Karang Tumaritis atau di tempat lain.
Selama menjalankan tahapan Pemilihan Kepala Daerah, kata Ketua KPU, tetap akan mengacu pada protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah, yakni menggunakan masker, jaga jarak 2 meter.
Pasukan sudah siap melaksanakan tahapan verifikasi faktual.
Dan pelaksanaan tahapan ini, KPU tetap mengacu dengan anjuran pemerintah, mengunakan masker sehingga petugas verifikasi faktual mendatangi warga dengan tetap menggunakan masker.
Oleh sebab itu, Degey mengajak warga di daerah ini, tetap mematuhi anjuran pemerintah seperti, cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak 2 meter tetap dilaksanakan oleh semua pihak selama pelaksanaan tahapan Pilbup Kabupaten Nabire tahun 2019.(ans)
Bagikan artikel ini


