Kondisi Kabupaten Nabire Saat Ini Sangat Luar Biasa
NABIRE - Kondisi Kabupaten Nabire saat ini sangat luar biasa karena perputaran keuangan terbesar itu ada di Kabupaten Nabire. APBD sekitar 7 triliun dari lima kabupaten itu berputar di Kota Nabire dalam satu tahun.

NABIRE - Kondisi Kabupaten Nabire saat ini sangat luar biasa karena perputaran keuangan terbesar itu ada di Kabupaten Nabire. APBD sekitar 7 triliun dari lima kabupaten itu berputar di Kota Nabire dalam satu tahun. Demikian disampaikan Bupati Nabire, Mesak Magai, S.Sos, M.Si disela-sela acara pembukaan kegiatan pemerintah Nabire mendukung Nabire menjadi Kabupaten Layak Anak melalui Program Siap Kembali Belajar (PIJAR) ditandai pemukulan tifa.
Pantauan Papuapos Nabire ini, Senin (13/12/21) di ruang rapat Setda Nabire. Dikatakan Bupati Mesak Magai, kita mendepankan delapan misi terbesar tapi dari delapan misi ini terpenting di dalamnya adalah bidang kesehatan dan di bidang pendidikan. Kata Bupati Mesak, tahun depan akan bangun Monumen Nabire Hebat.
“Dikatakan Nabire Hebat saya putar-putar sekawasan Papua di Merauke, itu kawasan perekonomian Papua Selatan tetapi disana tanah itu rawa pemerintah tidak mendorong masyarakat sekemampuan daya saing besar disana itu mungkin aksesnya itu perikanan oke,” tuturnya.
Tapi segala bidang ada tantangan, hambatan banyak, kalau kita bicara masalah Wamena memang agak susah. Ada satu kabupaten terletak di kawasan pegunungan maka segala sesuatu itu mahal sekali. Kalau kita bicara masalah Timika pemerintah juga ada disitu, perusahaan juga ada disitu tapi daerah itu daerah peperangan juga. Kalau Jayapura masalah tanah juga sulit, laut juga susah, Biak juga sama.
“Namun kondisi Nabire ini sangat luar biasa bagi kita sekalian hutan oke, bebas aktivitas pertambangan, laut oke dan juga telahir saya ketika perputaran keuangan terbesar itu ada di Kota Nabire. Karena APBD sekitar 7 triliun dari lima kabupaten itu berputar di Kota Nabire dalam satu tahun. Marilah sekarang kita lihat kondisi pendidikan, lingkungan kita mencintai secara bersama,” paparnya.
Jaga keamanan, kalau masalah keamanan itu selalu ada masalah. Masalah sosial yang terjadi yaitu masalah Miras. Miras itu mendatangkan kekerasan dalam rumah tangga.
“Saya tahu tentang kondisi Papua, saya ini Suku Mee di Nabire disini saya tahu kondisi tentang masyarakat Kabupaten Nabire, masyarakat pesisir, masyarakat perkotaan dan masyarakat pegunungan begitu ketika minum bawa mobil kesana-kemari. Langkah-langkah itu saya pesan kepada Wakapolres kita akan mengetahui karena minum, mabuk anak, istri jadi keluar dari jendela karena ketakutan. Itu juga biasa terjadi pada hari ini saya katakan bahwa saya ini anak saya untuk kedepan maka orang tua saya berkarya maka saya ini bupati hari ini,” ujarnya.
Demikian pun bapak ibu juga sama kita berikan jawaban kepada anak cucu kita kedepan bukan milik saya tapi milik anak cucu kita kedepan maka kita harus cita-citakan Kabupaten Nabire ini Kabupaten Nabire yang aman,nyaman dan jaga kebersihan itu selalu saya sampaikan dimana saya berikan sambutan didalam acara-acara saya juga sangat apresiasi kepada Yayasan noken papua unicap dimana berperang partisipasi aktif kondisi pembangunan tentang pendidikan dan kesehatan untuk kesejahteraan keluarga sehingga instansi-instansi terkait PKK,Darma Wanita,Persip,Bhayangkari semua kita akan berperang aktif disini beberapa tempat yang kita bangun tugu kepadan ini saya sudah bagi-bagi supaya kota ini ditandai kota yang baik dan beriman. (modes)
Bagikan artikel ini



