NABIRE - Anggota Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua, Seblum Werbabkay menilai komunikasi antara pemerintah dan masyarakat Kabupaten Nabire hingga saat ini belum maksimal. Hal ini terjadi lantaran pemerintah tidak melihat dan memberikan prioritas pembangunan menara Telkomsel yang memadai dari kota hingga distrik dan kampung yang ada di daerah ini. Kata dia, pembangunan itu bisa berjalan lancar hanya ada dua unsur utama. Pertama, keamanan dan kedua adalah komunikasi yang maksimal dua arah antara pemerintah dan masyarakat melalui telepon atau alat komunikasi dan juga bisa bertatap muka langsung.Namun kenyataan kita di Nabire ke arah timur antara Distrik Teluk Kimi ke Distrik Makimi saja sudah sangat sulit. Kesebelah barat mulai dari Distrik Yaur hingga Teluk Umar juga sudah sangat sulit komunikasi. Dengan demikian pembangunan juga akan mengalami hambatan sama dengan akses komunikasi yang sedang terjadi di tengah–tengah masyarakat saat ini.“Selaku anggota MRP mau titip pesan kepada siapa bupati terpilih nanti untuk turut memperhatikan pembangunan menara Telkomsel yang memadai di daerah ini pada 15 distrik yang ada agar ada komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Sebab Kabupaten Nabire adalah kabupaten yang cukup tua dibangun oleh Republik Indonesia,” tutur Seblum Werbabkay kepada Papuapos Nabire, akhir pekan lalu di Sawado Kampung Samabusa.Ditambahkan, pembangunan jaringan menara Telkomsel yang layak agar pemerintah bisa tahu kondisi masyarakatnya yang ada di kampung–kampung. Dan masyarakat juga bisa berkomunikasi soal apa–apa yang diperlukan kepada pemerintah.Karena selama ini banyak permasalahan yang dihadapi masyarakat kita di kampung–kampung soal pembangunan jalan, jembatan, kesehatan, pendidikan dan hal–hal lain, namun tidak ada komunikasi yang baik. Sehingga hal–hal tersebut tidak didengar oleh pemerintah dan pada akhirnya terjadi permasalahan yang besar.Disarankan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire agar memberikan masukan kepada siapa bupati yang akan terpilih agar memberikan perhatian pembangunan menara Telkomsel yang memadai dari distrik hingga ke kampung–kampung. Agar komunikasi antara pemerintah dan masyarakat itu bisa berjalan lancar dan pembangunan juga ikut diawasi langsung dari kota lewat komunikasi itu.Sehingga kedepan kepada siapapun yang akan terpilih dan menjabat Bupati Nabire perlu diperhatikan pembangunan menara Telkomsel.  Agar masyarakat di distrik dan kampung–kampung yang ada di daerah ini bisa berkomunikasi dengan lancar. Dengan demikian pembangunan infratruktur dan pembangunan lainnya bisa berjalan lancar.Karena selama ini tidak ada komunikasi, banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditugaskan di distrik dan kampung-kampung juga tidak diawasi dengan baik oleh atasan langsung maupun dari Bupati, Wakil Bupati. Sehingga ada guru tidak melaksanakan tugas ada juga petugas kesehatan yang juga tidak melaksanakan tugas. Akhirnya pemerintah dinilai gagal membangunan dan pemerintah juga dinilai tidak tegas. (des)