Kisah Seorang Ibu Veronika Dari Berkebun Hingga Kerja di SPPG Gerbang Sadu Wadio

NABIRE - Wadio Atas, Distrik Nabire Barat, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menyimpan sebuah kisah seorang Veronika Ugiba yang kesehariannya berkebun dan berjualan hingga kerja di Dapur SPPG.
Bagi Veronika hidup adalah cobaan panjang yang melawan rasa lelah tak kunjung usai. Sebagai seorang ibu dua anak, menghabiskan waktu dengan mencangkul tanah keras di kebun untuk menanam dan memanen hasil kebun untuk dijual ke pasar.
Di bawah terik matahari yang menyengat, dia memeras keringat hanya untuk memastikan dapur di rumahnya tetap berasap tak berhenti di situ, sore harinya dia menyambung hidup dengan berjualan es sirup di halaman rumah.
Namun, penghasilan dari semua perjuangan itu, masih tak cukup untuk menjawab kebutuhan sehari-hari mereka, seperti makan dan lain sebagainya.
Namun nasib perempuan asli Kabupaten Intan Jaya itu mulai pada Desember 2025, sebuah harapan muncul melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketika diminta mengumpulkan KTP sebagai syarat kerja, Veronika sempat dilanda ketakutan hebat.
Dengan penuh kecurigaan negatif, dia sempat berfikir dan bertanya dalam hati kecilnya, untuk apa KTP-nya diambil. Namun dibalik keraguan itu, rekan sesama Mama Papua datang meyakinkannya dan mengajak Veronika untuk bekerja di dapur SPP Gerbang Sadu. (agustinus)
Bagikan artikel ini



