NABIRE – Sinode Gereja Kemah Injil (Kingmi) di Tanah Papua Kelasis Nabire menggelar Rapat Kerja Kelasis (Rakersis) ke-IV selama dua hari sejak 19 hingga 20 Maret 2020 di Gereja Kingmi Edoutou, KPR Siriwini. Rakersis tersebut dibuka Koordinator Sinode Kingmi Wilayah Teluk Cenderawasih, Pdt Yahya Tenouye, S.Th ditandai dengan pelepasan anak panah dan penyematan tanda peserta. Ketua Panitia Rakersis, Pdt Daniel Dogomo dalam sambutan laporannya mengatakan, Rakersis akan dilaksanakan selama dua hari, untuk mengevaluasi kegiatan selama ini dan menyusun rencana kegiatan kedepan untuk dilaksanakan oleh badan pengurus dan jemaat Kingmi di wilayah Kelasis Nabire. Pdt Dogomo saat melaporkan sumber dana mengungkapkan, kegiatan ini dibiayai dari swadaya jemaat baik itu lewat pos penginjilan, gereja dan sumbangan sukarela melalui ebamukai. Sementara itu, Pdt Yahya Temouye dalam kotbah ibadah pembukaan Rakersis mengingatkan, gereja merupakan tempat kumpul orang-orang yang dipilih oleh Tuhan, supaya menjadi pekerja-pekerja Tuhan. Kini, gereja sudah terpencar, jemaat merupakan perkumpulan dari pekerja Tuhan sehingga diharapkan terpencar untuk melaksanakan amanat gereja. Karena, Tuhan percayakan kita untuk mewartakannya. Pdt Yahya juga mengingatkan gereja harus mandiri dan terus bertumbuh dan terpencar dengan memperhatikan kualitas dan kwantitas. Dalam mengembagnkan sayap pelayanan gereja kemana-mana, jemaat diminta untuk menjaga kualitas dan kwantitas dalam tugasnya mengumpulkan jiwa-jiwa jemaat. Januarius Pigome, STh dari Kementerian Agama Kabupaten Nabire mewakili pemerintah di dalam pembukaan Rakersis Sinode Kingmi Kelasis Nabire, meminta agar Rekersis hendakanya berlangsung dengan aman, baik dan tertib. Untuk itu, Pigome mewakili pemerintah meminta agar Rakersis dilaksanakan dengan berpedoman kepada tata tertib Rakersis, menjaga keamanan bersama. Pigome yang juga jemaat Kingmi di tanah Papua ini meminta agar lewat Rakersis ini hendaknya dievaluasi kepengurusan dengan menambahkan tenaga di bidang yang kurang tenaga dan melakukan pergantian pengurus bagi anggota pengurus yang tidak aktif selama ini. Salah satu peserta Rakersis, Yahya Tebay, di sela-sela rehat menuturkan, program prioritas dalam Rakersis adalah menempatkan program pembinaan generasi muda sebagai program prioritas. Dalam laporannya, Ketua Panitia, Daniel Dogomo mengatakan Rakersis tersebut akan ditutup dengan ibadah.(ans)