NABIRE - Ketua Badan Pengurus Daerah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, Minggu (7/4/2024) mengimbau kepada warga KKSS tetap tenang dan menahan diri serta mengedepankan ikut menjaga Keamanan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) di Kabupaten Nabire yang sama-sama kita cintai.


Pasca kejadian seruan aksi yang dilakukan oleh Front Rakyat Peduli Hak Asasi Manusia Papua (FRPHAMP) Jumat lalu, di beberapa titik kumpul, yang akan menyampaikan aspirasinya di depan Kantor Gubernur Provinsi Papua Tengah.


Adapun kejadian pemerkosaan yang terjadi dua wanita diduga dari massa aksi demo, terjadi di Bambu Kuning Jayanti. Dimana massa saat dibubarkan oleh aparat berlarian ke Jalan Bambu Kuning tersebut.


Dari dua wanita tersebut, salah satu adalah warga Sulawesi Selatan yang inisial A tinggal di Smoker umur 24 tahun. Dalam kejadian yang menimpa warga KKSS Kabupaten Nabire, Ketua BPD KKSS Nabire memberikan imbauannya.


Dikatakan Burhanuddin dalam imbauannya, warga KKSS tetap tenang dan menahan diri. Kita mengedepankan Kamtibmas di Kabupaten Nabire yang sama-sama kita cintai. "Saya juga berharap pihak Polres Nabire dalam hal ini Satreskrim untuk betul-betul secara serius dan maksimal untuk menyelidiki kasus ini," harapnya.


Supaya Kasus tersebut ditangani secara maksimal dan serius, sehingga pelaku dalam kasus pemerkosaan ini dapat terungkap, diperoses sesuai dengan hukum yang berlaku.


Burhanuddin kembali mengatakan, untuk warga KKSS yang berada di Nabire memang pasca kejadian kita semua dalam keadaan emosi. Kita semua mengecam, dan marah terhadap perbuatan yang menimpa warga kita Sulawesi Selatan. Perbuatan itu tidak manusiawi yang duga dilakukan massa pendemo Jumat kemarin, warga kita inisial A diperkosa yang sekarang masih dirawat di RSUD Nabire.


Burhanuddin menegaskan kembali untuk warga KKSS untuk kembali menahan diri dan tidak mudah terprovokasi dengan hal-hal yang bisa memancing kita dan dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas di Kabupaten Nabire.


"Mari kita berpegang teguh Kebhinnekaan di Kabupaten Nabire. Kita tetap bersaudara dan menjunjung tinggi kebersamaan. Saya pun tau banyak warga KKSS yang tidak setuju terhadap apa yang saat ini saya lakukan. Ini demi keselamatan kita semua untuk terciptanya stabilitas Kamtibmas daerah. Ada aparat kepolisian yang akan mengusut kasus ini sampai pelaku terungkap," tegas Burhanuddin Pawennari.(rob)