NABIRE - Bentrokan antar warga yang terjadi beberapa waktu lalu di Kampung Kimi, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, tepatnya pada Kamis (1/1/2026) malam, Ketua Kerukunan Wonawa Nabire, Hengki Kirihio menekankan kepada masyarakat harus tetap tenang dan jaga persaudaraan.

Hengki Kirihio saat dihubungi wartawan melalui sambungan telepon selulernya, Minggu (4/1/26), mengatakan sebagai Ketua Kerukunan Wonawa di Kabupaten Nabire yang membawahi 20 kampung di Kabupaten Kepulauan Yapen, menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan tidak usah mendengar informasi yang tidak bertanggung jawab, karena masalah tersebut sudah ditangani oleh pihak Polres Nabire.

Ia juga menekankan pentingnya menahan diri dan mempercayakan penanganan kasus kepada pihak berwajib. "Bentrokan ini membawa luka, tetapi kita tidak boleh membiarkan emosi memecah persaudaraan. Kami mengimbau warga khususnya masyarakat Wonawa di Nabire untuk tetap tenang dan menyerahkan proses hukum kepada Polres Nabire. Jangan ada pertikaian susulan," ujarnya.

Hengki Kirihio menambahkan, bahwa kita saling mengenal, saling menghormati dan wajib menjaga keamanan bersama. "Mari jaga persaudaraan tetap menjadi pegangan, meski masalah terjadi," tambahnya.

Ketua Kerukunan Wonawa berharap insiden ini menjadi momentum bagi warga untuk memperkuat tali persaudaraan dan menjaga keamanan lingkungan masyarakat secara bersama-sama.(rob)