Ketrampilan Usaha Industri Kerajinan Manik-Manik Tingkatkan Ekonomi Keluarga
NABIRE - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan kampung (BPMPK) Kabupaten Nabire, Menase Yoteni, SH.,M.Si saat memberikan arahan pada peserta Pelatihan Ketrampilan Usaha Industri Kerajinan TA 2015 yang dilaksanakan di Kampung Argo Mulyo Distrik Uwapa, Rabu
Bagikan
NABIRE - Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan kampung (BPMPK) Kabupaten Nabire, Menase Yoteni, SH.,M.Si saat memberikan arahan pada peserta Pelatihan Ketrampilan Usaha Industri Kerajinan TA 2015 yang dilaksanakan di Kampung Argo Mulyo Distrik Uwapa, Rabu (27/1) mengatakan, bahwa kegiatan Ketrampilan Usaha Industri Kerajinan TA 2015, khususnya kerajinan manik-manik cukup penting dilakukan bagi para kaum perempuan asli Papua, khususnya yang tergabung dalam organisasi TP PKK yang berada di tingkat kampung. Dimana, Pelatihan tersebut seharusnya terlaksana pada tahun 2015, namun karena ada kendala tekhnis, sehingga pelatihan tersebut baru bisa dilakukan pada bulan Januari 2016.
Kata Yoteni, bahwa pelatihan tersebut akan di bagi menjadi lima Klaster, dimana Klaster IV meliputi Distrik Uwapa, Siriwo, Dipa dan Menou yang pelatihannya dipusatkan di Uwapa. Sehingga, pelatihan tersebut lebih cepat terlaksana yang mana sasarannya adalah para kaum perempuan, terlebih khusus kepada Ketua TP PKK tingkat kampung dan salah satu anggotanya mewakili masing-masing kampung. “Pelatihan ini merupakan pelatihan yang akan menguji kesabaran, kelincahan tangan dan otak, guna menghasilkan suatu karya seni atau ketrampilan kerajinan tangan yang hasilnya luar biasa. Yang nantinya hasil dari kerajinan tersebut akan membuahkan sebuah nilai dalam bentuk uang, dalam hal ini hasil karya tersebut bisa dijual untuk mendapat uang, dan secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian dalam keluarga. Jadi bukan bapak-bapak saja dorang yang bisa cari uang, tapi mama-mama didorang juga bisa hasilkan uang dari ketrampilan ini,” tuturnya.Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara, Luther Kobogau, S.Sos yang juga merupakan Kepala Bidang Bina Kelembagaan pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Kampung (BPMPK) mengatakan, bahwa Pelatihan Ketrampilan Usaha Industri Kerajinan TA 2015 yang dilaksanakan oleh BPMPK Nabire merupakan kegiatan yang difokuskan pada kaum perempuan asli Papua yang berada di seluruh distrik yang ada di Kabupaten Nabire yang dibagi menjadi lima klaster. Namun, karena kondisi sesuai letak geografis dari masing-masing distrik, sehingga panitia penyelenggara membagi menjadi tiga klaster, dalam arti dari jumlah distrik yang ada di Kabupaten Nabire, peserta dari sejumlah distrik yang ada di gabung jadi satu klaster untuk lebih efisien, sesuai letak wilayah dan kondisi geografis wilayah. Dimana, tujuan dari pelatihan tersebut adalah untuk menambah pengetahuan dan meningkatkan tingkat kesejahteraan ekonomi keluarga melalui ketrampilan usaha industri kerajinan manik-manik. Pada kesempatan yang sama, Kepala Distrik Uwapa, Ronald Kadepa, S.Sos juga mengucapkan selamat datang kepada para peserta pelatihan dari Distrik Siriwo, Dipa dan Menou, yang mana selaku tuan rumah, Distrik Uwapa mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada BPMPK Kabupaten Nabire yang telah mempercayakan Distrik Uwapa sebagai penyelenggara pelatihan Ketrampilan Usaha Industri Kerajinan Manik-manik TA 2015. Dengan harapan, para peserta dapat mengikuti pelatihan tersebut dengan mengikuti Pelatihan dan akan mempraktekkan hasil pelatihan tersebut di Kampung masing-masing. (cad)
Bagikan artikel ini



