NABIRE - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kabupaten Nabire, Yufinia Mote, S.SiT, Jumat (30/8) pukul 17.00 WIT bertempat di halaman GKI Jemaat Johanis Calvin Samabusa, melepas kontingen Persekutuan Wanita (PW) GKI Klasis Nabire Timur yang berjumlah 140 orang untuk melakukan ‘Tour’ atau Wisata Rohani ke Kota Ambon.Kata Yufinia, kegiatan wisata rohani yang dilakukan oleh PW GKI Klasis Nabire Timur sangat sejalan dengan progam pemerintah, khususnya dalam program DPPPA Kabupaten Nabire, dimana salah satu programnya yaitu pemberdayaan perempuan dalam bidang rohani. “Ibu-ibu adalah hal yang terpenting dalam keluarga, baik dalam menyiapkan generasi-generasi untuk masa depan dan juga dalam hal melayani suami dalam keluarga untuk masa depan yang baik. Mendidik dan membina anak yang baik dan benar adalah tanggung jawab kita bersama, tugas pemerintah, tugas gereja, tugas lembaga adat dan tugas kita semua,” tuturnya. Lebih lanjut dirinya mengatakan, dengan adanya kegiatan wisata rohani yang diselenggarakan oleh PW GKI Klasis Nabire Timur, semakin dapat menjadikan iman dari para ibu-ibu PW untuk lebih tumbuh dan berkembang, serta lebih memahami apa yang menjadi maksud Tuhan dalam setiap pribadi ibu-ibu. Menurutnya, dengan adanya wisata rohani ini, tentunya akan ada banyak pengetahuan dan wawasan yang didapat oleh para ibu-ibu nanti. Dalam melayani orang lain, tentunya sikap baik itu harus ada dahulu dalam diri kita, baru kita bisa melayani orang lain. Diharapkan, semua peserta kontingen wisata rohani PW GKI Klasis Nabire Timur bisa mengikuti semua kegiatan yang akan dilaksanakan selama di Ambon, dan selalu dalam penyertaan Tuhan dan akan kembali lagi ke Nabire dengan keadaan sehat dan tidak mengalami kekurangan sesuatu apapun.Selaku Kepala DPPPA Kabupaten Nabire, Yufinia Mote berharap, sesuai dengan program pemerintah pusat yang juga merupakan Instruksi Presiden Republik Indonesia, yaitu menyiapkan generasi unggul untuk menjadi Indonesia maju. Dan tentunya dalam menyiapkan generasi unggul di Tanah Papua, khususnya di Kabupaten Nabire, sangat dibutuhkan peran serta ibu-ibu, dalam hal mendidik, membina dan hidup takut akan Tuhan.“Jadilah ibu-ibu yang mampu menciptakan generasi-generasi masa depan bangsa yang unggul dan berkarakter. Dengan dasar iman percaya yang kuat dan takut akan Tuhan, saya yakin ibu-ibu akan mampu menjadi inspirasi bagi anak-anak, keluarga dan bagi masyarakat bangsa dan negara,” pungkasnya. (cad)