NABIRE - Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pemerintah Kabupaten Nabire dalam rangka membahas fenomena El Nino serta potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Nabire, Rabu (26/8/2026).

Rakor tersebut dihadiri oleh Kapolres Nabire, Dandim 1705, Bupati Nabire, Sekretaris Daerah Kabupaten Nabire serta para kepala distrik se-Kabupaten Nabire.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi dampak fenomena El Nino, khususnya meningkatnya potensi terjadinya Karhutla akibat kondisi cuaca yang lebih panas dan kering.

Dalam rapat tersebut, seluruh pihak melakukan koordinasi dan pembahasan untuk mencari solusi serta menyusun langkah-langkah strategis dalam mencegah dan menangani potensi Karhutla di wilayah Kabupaten Nabire.

Samuel Tatiratu, dalam keterangannya menyampaikan bahwa sinergi dan kesiapsiagaan seluruh pihak sangat diperlukan dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Menghadapi fenomena El Nino dan meningkatnya potensi Karhutla, diperlukan sinergi yang kuat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, para kepala distrik serta seluruh elemen masyarakat. Pencegahan harus dilakukan sejak dini melalui pemantauan wilayah, edukasi kepada masyarakat dan respons cepat apabila ditemukan titik atau kejadian kebakaran,” ujarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan, lahan maupun sampah secara sembarangan yang berpotensi menimbulkan kebakaran dan meluas akibat kondisi cuaca yang panas dan kering.

Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan terbangun langkah terpadu dan kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi fenomena El Nino serta meminimalisir potensi Karhutlah, sehingga keamanan masyarakat, lingkungan dan kelestarian alam di Kabupaten Nabire dapat tetap terjaga. (Humas Polres)