Kembangkan SDM Orang Asli Nabire, Frans Bro Pastikan Bangun Sekolah Integritias Berpola Asrama
NABIRE - Guna mengembangkan sumber daya manusia (SDM) bagi generasi penerus orang asli Nabire, Calon Bupati Nabire Nomor Urut 03, Fransiscus
NABIRE - Guna mengembangkan sumber daya manusia (SDM) bagi generasi penerus orang asli Nabire, Calon Bupati Nabire Nomor Urut 03, Fransiscus Xaverius Mote memastikan jika dirinya terpilih, maka akan membangun sekolah integritias berpola asrama di tiga kawasan.
“Kalau saya terpilih menjadi bupati, maka kami akan bangun sekolah integritas berpola asrma di tiga kawasan yakni di Topo, Sima dan di Makimi,” tutur FX Mote pada kempanye terbatas di Kampung Sima, Distrik Yaur, Selasa (27/10/20).
“Sekolah integritas berpola asrama di Topo untuk menampung anak-anak dari Distrik Siriwo, Menou, Dipa dan Uwapa.
Sedangkan sekolah integritas berpola asrama di Makimi untuk menampung anak-anak dari Distrik Makimi, Kepulauan Moora, Wapoga dan Napan.
Sementara untuk sekolah integritas berpola asrama di Sima untuk menampung anak-anak dari Teluk Umar, Yaur dan Yaro.
Agar mereka ini mendapat akses pelayanan pendidikan sekaligus kita berdayakan orang yang punya Nabire,” rinci FX Mote.
Dikatakan FX Mote, sekolah integritas berpola asrama ini, ia akan memperioritaskan untuk mengembangkan SDM bagi Orang Asli Nabire.
Selain itu sebelumnya ia menerima segudang pengaduan dari warga masyarakat terkait banyak anak putus sekolah karena beragam alasan.
Terutama kegiatan belajar mengajar tidak jalan karena tak ada tenaga edukatif bahkan ada guru namun tak mengajar.
“Bagi saya pegembangan SDM generasi penerus, terutama orang asli Nabire itu menjadi penting.
Apalagi saya sudah terima banyak pengaduan warga terkait pendidikan katanya KBM tak jalan di kawasan pelosok, maka solusinya adalah saya harus bangun sekolah integritas berpola asrma supaya anak-anak sejak SD hingga SMU bisa belajar disitu,”kata FX Mote.
Lantaran itu FX Mote berkomitmen, tenaga edukatif hingga pengelolah asrama akan didatangkan dari Amarika serikat yang bekerja sama dengan pihak American Society Of Academics (IASA).
“Lalu waktu saya dengan istri saya berangkat ke amerika, antar anak-anak beasiswa Afrimasi saya sudah bicara dengan pihak IASA, jika kelak saya jadi pimpinan di sebuah daerah jazah bapa/ibu dan mereka bersedia.
Karena itu saya akan bawa mereka kesini untuk mendidik anak-anak generasi penerus asli nabire,”terangnya. (eby)
Bagikan artikel ini



