Kelompok Peduli Covid-19 Wanggar Sari Semprot Rumah Warga
NABIRE - Kelompok Peduli Covid-19 Kampung Wanggar Sari SPB Distrik Wanggar mengadakan kegiatan bhakti sosial untuk antisipasi penyakit berba
NABIRE - Kelompok Peduli Covid-19 Kampung Wanggar Sari SPB Distrik Wanggar mengadakan kegiatan bhakti sosial untuk antisipasi penyakit berbahaya Covid-19. Karena saat ini Kabupaten Nabire menjadi zona merah, sementara di Provinsi Papua dan seluruh Indonesia kasusnya sangat meluas. Mengantisipasi hal ini, Kampung Wanggar Sari SPB Distrik Wanggar membentuk kelompok Tim Peduli Covid-19. ++++Laporan ini disampaikan Yohanes Magai, SH, diterima Papuapos Nabire, Selasa (13/7/21) di SP II Distrik Nabar.
Informasi yang diterima, kelompok yang dibentuk ini dengan kepedulian antusias yang tinggi akhirnya, Senin (12/7/21) melaksanakan kegiatan penyemprotan di rumah-rumah warga, SD, SMP, gereja, masjid dan sebagainya.
Tim Peduli Covid-19 Kampung Wanggar Sari SPB, Sugianto mengatakan, pihaknya tim peduli sangat perhatian kondisi dan situasi Covid-19 ini, sebagai bahan acuan warga di Kampung Wanggar Sari.
“Saat ini kami mengadakan kegiatan semprot rumah dan tempat-tempat umum ini untuk terhindar dan selamat dari penyakit ini,” tuturnya.
Pada kesempatan yang sama, warga masyarakat Kampung Wanggar Sari SPB, Marjani, menyampaikan inisiatifnya kegiatan sosial dilakukan seperti ini di Wanggar Sari dengan tujuan dapat mencegah dan menghindari tiga pokok yakni pakai masker, cuci tangan dengan sabun dengan air bersih dan menjaga jarak pada umumnya di Kabupaten Nabire, sebab penyakit Covid-19 ini sudah marajalela.
“Maka kami menyemprot rumah-rumah warga maupun tempat-tempat umum seperti gereja, masjid, Puskesmas, sekolah ini adalah kerja nyata yang kita lakukan,” katanya.
Tokoh pemuda Kampung Wanggar Sari, Maikel Murib mengatakan, kegiatan bhakti sosial seperti ini diharapkan pemerintah daerah setempat harus perhatian serius dan tidak masa bodoh. Karena ini nyawa manusia sehingga pemerintah harus memperhatikan dengan serius menanangi hal itu. Sebab kehilangan nyawa manusia tidak bisa dibeli dengan uang.
“Kalau barang boleh beli hingga pemerintah daerah melihat dan menanangi hati yang serius apalagi Penjabat Bupati kan seorang sokter kegiatan apa yang dilakukan oleh tim perlu didukung dan perhatian,” katanya.
Kelompok tim peduli Covid-19 Kampung Wangar Sari berjumlah 30 orang lebih dibentuk insiatif sendiri hingga kedepannya program kegiatan selanjutnya bisa berkembang untuk maju terutama selamatkan dari bahaya Covid-19 . (modes)
Bagikan artikel ini



