Kekurangan MTV, Hanya 4 Sampel Lendir Tes Swab Dikirim ke Jayapura
NABIRE - Setelah mengambil 4 sampel lendir melalui tes swab untuk memastikan status satu pasien dalam pengawasan (PDP) maupun tiga orang dal
Bagikan
NABIRE - Setelah mengambil 4 sampel lendir melalui tes swab untuk memastikan status satu pasien dalam pengawasan (PDP) maupun tiga orang dalam pengawasan (ODP) positif atau negatif terpapar Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Gugus Tugas Covid-19 Nabire mengirim sampel lendir ke Jayapura untuk melakukan pemeriksaan dengan metode polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium, Rabu (15/4/20). “Kami hanya mengambil 4 sampel lendir melalui tes swab dan hari ini kami kirim ke Jayapura untuk memeriksa keakuratanya dengan metode PCR di laboratorium. Ke-4 sampel tersebut terdiri dari 1 PDP dan tiga ODP,” kata dr. Syaori. Ditanya soal mengapa tiga sampel ODP saja yang kirim ke Jayapura sementara di Nabire tercatat 29 ODP, dr. Syaori mengaku, Nabire hanya memiliki 8 buah media tranver virus (MTV). Sementara masing-masing orang yang dites swab harus menggunakan dua MTV sehingga cukup untuk tiga ODP saja. Dijelaskan dokter Sayori, hasil tes swab yang akan diperiksa dengan metode PCR di laboratorium inilah yang akan menentukan positif atau negatif seseorang terpapar virus korona. Dalam rapid tes kadang hasilnya positif, tapi pada tes swab hasilnya bisa negatif ataupun sebaliknya. Karena itu hasil rapid tes tidak bisa dijadikan rujukan untuk memvonis pasien. “Hasil 4sampel lendir melalui tes swab yang kami kirim, mudah-mudahan cepat selesai melalui pemeriksaan PCR di laboratorium, agar hasilnya bisa kita dapat pada 2 atau 3 hari ke depan,” harap dokter Sayori. (eby)
Bagikan artikel ini



