Kejuaraan Bulutangkis Antar Kelurahan se-Kabupaten Nabire Ditutup
NABIRE-Kejuaraan bulutangkis antar kampung/kelurahan se-Kabupaten Nabire ditutup secara resmi oleh Ketua II KONI Kabupaten Nabire, Drs.Isak Mandosir. Penutupan dilaksanakan Sabtu Malam (19/4) di GOR Kotalama dan diikuti peserta kejuaraan, baik dari kategori yunior (U-12 dan
Bagikan
NABIRE-Kejuaraan bulutangkis antar kampung/kelurahan se-Kabupaten Nabire ditutup secara resmi oleh Ketua II KONI Kabupaten Nabire, Drs.Isak Mandosir. Penutupan dilaksanakan Sabtu Malam (19/4) di GOR Kotalama dan diikuti peserta kejuaraan, baik dari kategori yunior (U-12 dan U-16) maupun kategori senior.
Ketua Panitia Kejuaraan, Suroso,SE., dalam laporanya, mengatakan, pertandingan kejuaraan Bulutangkis antar Kampung/Kelurahan se-Kabupaten Nabire dilaksanakan seluruhnya di GOR Kotalama Nabire.
Sementara waktunya dibagi menjadi dua.Untuk kategori yunior usia 12 tahun dan 16 tahun dilaksanakan mulai pukul 15.00 wit, sedangkan untuk kategori senior dilaksanakan mulai pukul 19.00 wit.
Untuk kategori senior waktu yang digunakan 5 (lima) hari sesuai jadwal yang telah ditentukan, sedangkan untuk kategori yunior dipadatkan menjadi 4 (empat) hari, namun tanpa mengurangi kualitas pertandingan.
Sementara itu, Ketua Seksi Pertandingan, Yotam Mani’allo dalam pembacaanya hasil kejuaraan menerangkan, untuk kategori yunior 12 tahun keluar sebagai juara pertama Tim Kelurahan Morgo B, juara II Girimulyo, juara III Morgo C dan juara IV Siriwini B.
Untuk kelompok yunior 16 tahun, juara pertama diraih Tim Kelurahan Kalisusu, juara II Karang Tumaritis dan juara IV Lagari B.
Dikelompok senior, juara pertama diraih Morgo, juara II Girimulyo, juara III Kalibobo dan juara IV Kalisusu.
Untuk kelompok senior, disamping piala, para juara juga memperoleh hadiah berupa uang tunai.Untuk juara I mendapat Rp.5 juta, juara II Rp.3 juta, juara III Rp.2 juta dan juara IV Rp.1 juta.
Sementara itu, Ketua II KONI Kabupaten Nabire, Drs.Is Mandosir, dalam sambutanya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia yang telah menyelenggarakan kejuaraan bulutangkis antar kampung/kelurahan, dimana para atlet yang menjadi peserta berasala dari sudut-sudut Kabupaten Nabire.
Is Mandosir berharap, kejuaraan bulutangkis antar kampung/kelurahan dapat dilaksanakan sekali dalam setahun atau minimalh sekali dalam dua tahun.Hal itu, karena dengan kejuraan seperti itu dapat melihat para atlet bulutangkis yang ada di Kabupaten Nabire secara menyeluruh sehingga dapat dilihat, dipantau bahkan dihasilkan atlet buutangkis secara merata dengan tidak hanya melihat atlet yang berada di kota saja.
Is Mandosirmengusulkan agar pertandingan itu dapat dilaksanakan secara bergilir dikampung-kampung, bukan haanya diselenggarakan dikota, namun itupun dengan ketentuan atau syarat yang harus dipenuhi.
Dalam kesempatan itu, Ketua II KONI menyampaikan terima kasih kepada PBSI Kabupaten Nabire dan panitia pelaksana yang telah sukses melaksanakan kejuaraan itu.Ucapan terima ksih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kejuaraan itu dan secara umum yang telah memajukan perbulutangkisan di Kabupaten Nabire. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



