NABIRE – Kejahatan jalanan, baik itu begal dan kasus pencurian dengan kekerasan serta Curat akhir-akhir ini terjadi di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) Nabire, Polda Papua Tengah. Terbaru begal terjadi, pada Rabu (6/08/2025) malam, di daerah Karang Tumaritis, Nabire. Namun, kembali warga atau kemungkinan calon korban berikut bisa apa?

Pertanyaan ini mungkin juga bagian dari rasa kekhawatiran warga. Ada kemungkinan spekulasi pikiran warga muncul, apakah sebaiknya berdiam diri saja di rumah, karena bahaya mengancam di luaran sana. 

Untuk memberikan sedikit gambaran menyangkut kasus begal terkini, media ini mencoba mencari data yang ada di pikiran-pikiran warga itu yang dituangkan ke dalam beberapa sarana berbagi pesan, seperti WhatsApp Group (WAG). 

Di mana, disebutkan kasus begal yang meresahkan masyarakat ini seperti terjadi di Karang Tumaritis dekat SD Negeri 2 Nabire, malam kemarin.

Data yang diterima media ini juga menyebutkan, korban bernama H. Sudarmaji, seorang warga Nabire dan untuk kejadiannya terjadi menjelang Salat Isya, pada Rabu (6/08/2025). 

Masih sesuai informasi yang beredar di beberapa WAG, korban pada saat kejadian sedang menuju ke Masjid Al-Qodri, sekitar depan Pegadaian Karang Tumaritis dan kondisi korban sesuai kabar semalam usai kejadian masih dalam perawatan insentif pihak RSUD Siriwini Nabire. 

Ketika hal ini dikonfirmasi ke pihak Polres Nabire, melalui Kasat Reskrim Polres Nabire, AKP Bertu Haridyka Eka Anwar, S.T.K.,S.I.K, belum memberi penjelasan menyeluruh, namun dapat dikatakan pihaknya (Satreskrim) sudah melihat kondisi korban, melakukan pendalaman kasusnya dan berupaya untuk mengungkap kasus tersebut.

Dan apa yang telah disampaikan itu, tentunya warga hanya bisa berharap kasus yang masuk ke dalam kategori kejahatan jalanan ini dapat diminimalisir atau sebisa mungkin tidak terulang kembali, sehingga masyarakat dapat merasa aman dan nyaman, meskipun ke luar malam ketika ada keperluan mendesak.(wan)