NABIRE – Kejadian yang terjadi di kantor KPU Kabupaten Nabire, Selasa malam (11/3) sekitar pukul 20.00 WIT hanya karena faktor miskomunikasi antara anggota yang melakukan pengamanan dari Polres Nabire dan Sekretaris KPU Nabire. Adanya isu atau pesan singkat (SMS) yang tersebar di yang salah satunya menyebutkan bahwa ada seratusan bahkan 200 sejumlah surat suara yang hilang atau dibawa oknum tertentu, itu tidak benar. Hal ini seperti diterangkan Ketua KPU Nabire, Petrus Rumere, S.Sos kepada sejumlah wartawan di Café Chocolate Jalan Merdeka Nabire, Rabu (12/3) siang kemarin.“Tidak ada surat suara yang hilang di KPU Nabire. Saya selaku Ketua KPU Nabire mau pastikan itu bahwa ketika kalau ada surat suara yang hilang atau kurang, pihak KPU Nabire langsung koordinasikan dengan pihak terkait dalam hal ini pihak Polres Nabire maupun Panwas untuk mengecek kebenarannya,” terang Petrus Rumere seraya menambahkan kalau memang benar hilang atau kurang misalnya, maka pihak KPU Nabire akan membuat berita acara kehilangan ataupun kekurangan.Lanjutnya, pada kesempatan hari ini perlu juga diluruskan bahwa semua informasi-informasi diluar dari lembaga KPU, itu adalah informasi illegal dan tidak perlu ditanggapi karena tidak dapat dipertanggung jawabkan. Atau kalau memang ada informasi sebaiknya dikroscek terlebih dahulu akan kebenarannya.Menjawab pertanyaan wartawan terkait adanya kontak fisik Sekretaris KPU terhadap anggota Polres Nabire malam itu, jawab Petrus, setelah dikroscek ke staf dan anggota Pam yang lain itu sudah diselesaikan dengan pihak Kapolres Nabire.Dan pada saat kejadian, menurut Ketua KPU Nabire, dirinya tidak berada ditempat kejadian. Namun sesuatu keterangan yang diterimanya disebutkan bahwa anggota yang bertugas melakukan pengamanan di sekretariat KPU tersebut dalam keadaan tidak sadar.Pada intinya kejadian ini terjadi hanya karena miskomunikasi dan salah paham antara kedua pihak. Dan masalah ini sendiri sudah diselesaikan dengan baik antara pihak KPU dan Polres Nabire. Sementara itu terkait adanya informasi atau SMS yang beredar yang menyebutkan bahwa surat suara Pemilu Legislatif hilang, tandas Petrus, itu tidak benar.(wan)