Kebakaran di Jayanti Hanguskan Satu Rumah Warga
NABIRE - Telah terjadi kebakaran di Jalan Jayanti, Kabupaten Nabire. Kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIT, Selasa 6 Mei 2025, namun pemilik rumah yang mengalami peristiwa kebakaran tersebut terlambat untuk menghubungi pemadam kebakaraan, alhasil rumah habis dilahap si jago merah.

NABIRE - Telah terjadi kebakaran di Jalan Jayanti, Kabupaten Nabire. Kejadian kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIT, Selasa 6 Mei 2025, namun pemilik rumah yang mengalami peristiwa kebakaran tersebut terlambat untuk menghubungi pemadam kebakaraan, alhasil rumah habis dilahap si jago merah.
"Kita berusaha padamkan, dan mobil yang diterjunkan mobil 10 ribu liter, 5 ribu liter dan 4 ribu liter. Kita berangkatkan ke lokasi kejadian dengan anggota lengkap," ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Penanggulangan Bencana dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Papua Tengah, Victor Fun, ketika berada di lokasi kejadian kebakaran, Selasa (6/5/2025).

Dirinya menambahkan, call center Damkar sudah tertera, di media sosial dan koran juga telah disampaikan, jangan sewaktu api besar baru melaporkan, ketika ada indikasi pemicu kebakaran segera untuk melapor ke Damkar.
"Kalaupun tidak ada telefon, bagaimana caranya melalui teman atau langsung mendatangi Damkar," ujarnya.
Victor Fun menyarankan, lebih baik lewat alat komunikasi dan untuk melapor agar jelas namanya, dengan titik lokasi kejadian juga disampaikan, sehingga respontime waktu yang dijangkau nanti tidak lebih dari 10-15 menit, sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Untuk nomor pemadam kebakaran bisa menghubungi 082198550001.
Komandan regu dan pelaksana teknis pemadam kebakaran, Roland L. Banggo, mengatakan mobil yang dikerahkan ada tiga, yakni berkapasitas 10 ribu liter, 5 ribu liter dan 4 ribu liter dan semua itu datang untuk membantu masyarakat, yang seperti dilihat sendiri dan tidak bisa menambahkan atau mengurangi, karena ini bukti fisik yang sudah ada.
Sementara itu, Yeheskiel Mirip selaku korban menyampaikan, untuk kronologis dirinya pada saat kebakaran masih diluar rumah, dirinya belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang menimpa rumahnya, dan pelan-pelan untuk bertanya kepada keluarga dulu, dikarenakan istri juga pingsan jadi tidak bisa untuk pastikan informasi.

Terkait keterlambatan mobil pemadam kebakaran yang datang, dirinya meminta agar nomor-nomor pemadam bisa dibagi kemasyarakatan supaya kalau ada apa-apa, bisa langsung menelpon, keterlambatan komunikasi, makanya tadi putar-putar mencari nomor sampai waktu habis.(edi)
Bagikan artikel ini



