NABIRE – Ketua Pengurus Sekolah Wilayah (PSW) Yayan Pendidikan Keristen (YPK) Nabire, Barnabas Watopa mengatakan masyarakat adat dari kampung Ahayeri Distrik Teluk Umar kepada YPK untuk membangun sekolah seluas 30 hektar. Diatas lokasi tersebut, YPK Nabire akan mengembangkan sebagai pusat pendidikan di daerah ini.

Barnabas Watopa usai mengikuti pernyataan sikap masyarakat adat 3 suku pesisir barat Nabire bersama kaum intelektual dari wilayah Nabire Barat di Oyehe, Selasa (6/9) mengatakan lokasi yang diserahkan masyarakat ini sebagai daerah segitiga emas karena berada di wilayah tapas batas antara Kabupaten Wondama, Nabire dan Kaimana. Oleh sebab itu, YPK sedang merencanakan kampung tersebut sebagai pusat pendidikan di daerah ini.



BACA berita selengkapnya di Koran Papuapos Nabire atau kunjungi edisi koran digital epaper di https://www.papuaposnabire.com/epaper