Kalapas Kelas IIB Nabire Diserahterimakan
NABIRE – Kepala Lembaga Permasyarakatan (KaLapas) Kelas IIB Nabire resmi dijabat Badarudin, yang sebelumnya menjabat Kepala Satuan Pen
Bagikan
NABIRE – Kepala Lembaga Permasyarakatan (KaLapas) Kelas IIB Nabire resmi dijabat Badarudin, yang sebelumnya menjabat Kepala Satuan Pengamanan Kelas IA LP Lampung. Ia menggantikan Kalapas Nabire Sopian yang dipindah tugaskan menjadi Kalapas Kelas IIA Permisan Nusa Kambangan. Serah terima berlangsung di Lapas Nabire pada Jumat (24/1/2020) di Lapas Nabire.Pejabat Lapas Nabire lama, Sopian, mengucapkan selamat bertugas kepada Kalapas Baru. Dan segera beradaptasi dengan baik dan menjadikan media sebagai cermin dalam bekerja, karena dengan medialah bisa tahu kelemahan diri kita.“Selamat datang di tempat tugas baru untuk Kalapas Nabire. Jadikan media sebagai cermin dalam bertugas,” kata Sopin kepada awak media usai serah terrima jabatan.Menurutnya, dalam kepemimpinannya di LP Nabire, ada beberapa program seperti zona integritas dan beberapa program lain yang langsung menyentuh warga binaan. Namun Kalapas Kelas IIA Permisan Nusa Kambangan ini, ada tiga hal terpenting yang perlu dilakukan. Pertama adalan Sumber Daya Manusia (SDM). SDM adalah utama fokusnya. Sehingga selama kepemimpinannya, diharuskan pegawai kuliah guna meningkatkan dirinya dengan kapasitas yang baik. Sebab tantangan kedepan apalagi yang sudah berbasis online dibutuhkan SDM yang Kompatibel (Mampu bekerja dan berinovasi) dan bersaing. Papua hareus mampu, sudah ada sarana internet dan telekomunikasi. Tinggal kemauan pimpinan untuk mewujudkan.Kedua adalah masih kurangnya peran masyarakat. artinya bagaimana warga binaan yang sudah dibina mampu diterima dengan baik ditengah–tengah masyarakat dan lingkungannya. Sebab jangankan masyarakat yang tidak ada kaitannya dengan keluarga warga binaan, keluarganya pun kadang–kadang malas tau dengan keberadaan anggota keluarga di dalam tahanan. terbukti masih banyak warga binaan yang tidak menerima kunjungan, kalau dari pemerintah daerah cukup baik.“Dan ketiga terkait dengan sarana prasarana. saya selalu sampaikan ke pimpinan di pusat bahwa janganlah mengabaikan daerah pelosok. Tetapi sarana prasarana sebagai penunjang program pembinaann dan kepribadian adalah faktur utama dari segi faktor keamanan,” tuturnya.Kesan Sopian, bahwa bertugas di Papua mampu melatih kesabaran selama tidak bersama keluarga. Dan dalam kesendirian mampu mengatasinya. Bias betah dan tidaknya seorang Kalapas yang bertugas di Papua adalah bagaimana bisa bersosialisi dengan baik dengan masyarakat sekitar, bahwa kekeluatgaan sangatlah kental di Provinci ujung timur ini.“Jadi semuanya tergantung kita dalam berbaur dengan masyarakat di Papua. Disini Nabire sangat kental dengan kekeluargaan,” kesannya.Ia, berpesan kepada pegawai LP Nabire agar terus mengembangkan potensi yang dimilika dan tetap kompak dalam pelaksanaan tugas. Serta mampu membantu mendukung kebijakan–kebijakan tigutaskan oleh pimpinan.“Dan bagi warga binaan, agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban serta selalu ingin berubah dan mau dibina agar kelak tidak masuk lagi ke dalam tahanan,” pesan Sopian.Kalapas Nabire, Badarudin mengatakan akan melanjjutkan program–program yang telah dilakukan oleh Kalapas sebelumnya, terutama dalam mewujudkan wilayah bebas korupsi di Lapas Nabire sebagai progral prioritas.“Dan kami juga sudah ada rencara program baru namun tentunya akan berkoordinasi dengan petugas dulu apa saja yang harus dilakukan,” kata Kalapas yang baru bertugad di Papua ini. (pas)
Bagikan artikel ini



