Kakam Wadio Realisasikan Dana Tahap II Melalui Rapat Transparansi

NABIRE - Kepala Kampung (Kakam) Wadio, Wartinah, secara resmi merealisasikan penyaluran dana tahap kedua pada Jumat, 19 Desember 2025. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari proses pencairan yang telah dilakukan sejak 12 Desember lalu.
Penyaluran tersebut dibarengi dengan rapat Musyawarah Kampung (Muskam) sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada seluruh warga.
Dalam rapat tersebut, Wartinah menekankan pentingnya aspek transparansi dalam pengelolaan anggaran. Ia merinci bahwa dana yang cair meliputi 40 persen Alokasi Dana Desa (ADD) tahap kedua, 40 persen Bagi Hasil Pajak (BHP), serta 40 persen dana pusat yang dialokasikan untuk ketahanan pangan.
Kampung Wadio sendiri menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan kesempatan pertama dalam proses pencairan periode ini.
Terkait distribusi di tingkat bawah, Wartinah mengkonfirmasi bahwa hak-hak untuk perangkat RT dan RW telah disalurkan sepenuhnya. Fokus selanjutnya akan beralih pada pembangunan infrastruktur fisik yang sangat dibutuhkan warga.
"Untuk operasional RT/RW sudah aman, tinggal menunggu pelaksanaan pembangunan fisik setelah perayaan natal nanti," ujar Wartinah saat ditemui di Kantor DPMK, Jumat (19/12/2025) kemarin.
Rencana pembangunan fisik tersebut mencakup dua proyek utama, yakni pembangunan jembatan di kawasan Karangsari dan pembuatan drainase di wilayah RT.03/RW.03.
Kedua proyek ini dijadwalkan mulai dikerjakan pada akhir Desember atau awal Januari mendatang guna memastikan kelancaran akses dan drainase lingkungan di Kampung Wadio.
Mengenai program ketahanan pangan, Wartinah menjelaskan bahwa prosedurnya bersifat non-tunai. Pencairan dilakukan melalui pengurus Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) untuk pengadaan hewan ternak.
Rencananya, sisa anggaran ketahanan pangan tersebut akan dialokasikan untuk pembelian empat ekor sapi tambahan guna memperkuat ekonomi komunitas lokal.
Sementara itu, untuk Bantuan Langsung Tunai (BLT), terdapat penyesuaian regulasi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK). Wartinah menyampaikan bahwa BLT tahap kedua dijadwalkan cair pada tahun depan. Nantinya, dana bantuan tersebut akan langsung ditransfer ke rekening masing-masing Keluarga Penerima Manfaat (KPM) guna memastikan penyaluran yang lebih akurat dan akuntabel.(sam)
Bagikan artikel ini



