NABIRE – Kepala Distrik Nabire, Petrus Rumere mengharapkan agar para lurah yang ada di wilayahnya memiliki komitmen sebagai amanah yang dipercayakan dan diangkat untuk bekerja dan melayani masyarakat. Selain itu, Kadistrik Petrus Rumere juga meminta agar ASN di tingkat distrik dan kelurahan harus maksimal dalam melaksanakan tugas dalam meyalani publik. Selain itu, Kadistrik Petrus Rumere juga menekankan pentingnya kehadiran pegawai dalam memberikan pelayanan. Dirinya mengingatkan agar lurah maupun pegawai tidak mengabaikan kehadiran untuk melayani masyarakat. “Saya harapkan semua lurah yang ada di wilayah Distrik Nabire bisa bekeja dengan maksimal untuk melayani warganya. Hari ini kita sudah laksanakan serah terima jabatan untuk sembilan lurah yang ada di wilayah Distrik Nabire,” ujar Kadistrik Petrus Rumere, Jumat (12/1) lalu. Kesembilan lurah yang diserahterimakan itu diantaranya, Kelurahan Bumi Wonorejo dari pejabat lama, Supadi kepada pejabat baru, Achmad Munawar, ST. Kelurahan Girimulyo dari pejabat lama, Kusno kepada pejabat baru, Kelik Prabowo, S.Pt Kelurahan Karang Tumaritis dari pejabat lama, Alexsander Pekei, SSTP, M.Si kepada pejabat baru, Yance Rumpombo, S.Sos. Kelurahan Karang Mulia dari pejabat lama, Abihud Gobay, S.Sos, M.Si kepada pejabat baru, Robby Doo, S.Sos. Kelurahan Siriwini dari pejabat lama, Felix Wempi I. Katmo kepada pejabat baru, Amandus Ayer. Kelurahan Nabarua dari pejabat lama, Sonny Amta Rauf, ST kepada pejabat baru, Benjamin Situru, S.Pd. Kelurahan Morgo dari pejabat lama, Agustina Sembor, S.IP kepada pejabat baru, Yakob Wakum. Kelurahan Oyehe dari pejabat lama, Yeki Pigai, S.Sos kepada pejabat baru, Theresia Maria Badii, SSTP. Kelurahan Kalibobo dari pejabat lama, Yohan Giyai, S.PAK kepada pejabat baru, Johanes Dimara, S.Pd. Dalam pesan dan kesannya, mantan Lurah Bumi Wonorejo, Supadi, menuturkan, dirinya sudah menjabat sebagai lurah sudah cukup lama, yakni sudah 17 tahun mengabdi. Sejak pimpinan daerah diajabat Drs. A. P. Youw dirinya menajabat lurah hingga kemepimpinan Bupati Isaias Douw, S.Sos, MAP. Dirinya mewakili mantan lurah menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat ada hal-hal yang tidak berkenan baik bagi kepala distrik, Kapolsek, Danramil dan pihak-pihak lainnya. Dirinya mengharapkan agar para lurah yang baru menjabat untuk bisa meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi bagi masyarakatnya. “Saya sudah sangat lama menjabat sebagai lurah, sejak jaman Bapak AP Youw sampai jaman Bapak Isaias Douw. Pada tahun 2007 saya pernah mewakili Papua untuk ikut upacara di istana negara,” tuturnya. Selanjutnya dirinya menyampaikan selamat bertugas kepada lurah yang baru menjabat. Di tahun 2018 dan 2019 daerah akan melaksanakan agenda penting yakni Pilkada Gubernur, Pemilu Legislatif dan Pilpres. Dalam menggelar pesta demokrasi itu nantinya, pesan Supadi, para lurah diharapkan bersikap netral. Sementara itu, pesan dan kesan dari lurah baru menjabat yang juga sebagai lurah termuda, diasmpaikan oleh Lurah Oyehe, Theresia Maria Badii, SSTP. Dirinya mengakui sebagai orang yang memiliki dasar pemerintahan namun dirinya baru memulai. Sehingga dirinya perlu belajar banyak dari para senior. Dirinya berharap agar bisa bekerja sama dengan lurah lainnya untuk mendukung visi dan misi Bupati Nabire. “Saya tidak bisa gerak sendiri, tapi perlu kerjasama dengan kelurahan lain, khususnya dalam hal penanganan kebersihan. Saya merasa dikasih tanggung jawab besar, saya perlu banyak belajar kerjasama baik dengan para lurah maupun kepala distrik,” ujarnya. (ros)