Kaderkan ASN Mulai Dari OPD
NABIRE – Pengkaderan aparat sipil negera (ASN) dimulai dari lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) agar setiap staf, kepala seksi dan kepala bidang tidak bingung ketika diberikan tugas dan muatasi baik itu di lingkungan OPD yang bersangkutan maupun mutasi ke OPD lain. Pengkaderan dimaksud untuk membina staf dan pejabat di masing-masing lingkungan OPD agar sudah siap melaksanakan tugas-tugas pelayanan pemerintahan sebagai ASN.

NABIRE – Pengkaderan aparat sipil negera (ASN) dimulai dari lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) agar setiap staf, kepala seksi dan kepala bidang tidak bingung ketika diberikan tugas dan muatasi baik itu di lingkungan OPD yang bersangkutan maupun mutasi ke OPD lain. Pengkaderan dimaksud untuk membina staf dan pejabat di masing-masing lingkungan OPD agar sudah siap melaksanakan tugas-tugas pelayanan pemerintahan sebagai ASN.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nabire, Agustinus Pigome usai pelaksanaan pelayanan kepada akseptor KB khususnya kontrasepsi Implant di Distrik Makimi yang digelar di Posyandu Melati Kampung Lagari Jaya, akhir pekan lalu mengatakan untuk memberdayakan staf di kantor, akan melibatkan semua staf di DPPKN untuk terlibat.
Pigome menambahkan, keterlibatan tersebut tidak hanya staf tetapi juga kepada seksi dan kepala bidang. Kegiatan pelayanan KB ke setiap distrik, setiap kepala bidang dipercayakan sebagai penanggungjawab kegiatan secara bergilir suapaya semua kepala bidang dan seksi terlibat sebagai penanggungjawab kegiatan.
Pigome, Plt Kepala DPPKB ini mengurai, kegiatan pelayanan KB di Distrik Makimi dihandel oleh dirinya. Karena, jaraknya jauh dan butuh transport karena tidak punya kendaraan operasional. Tetapi kegiatan pelayanan KB di distrik-distrik lain akan dipercayakan kepada staf untuk memimpin kegiatan. Hal ini dilakukan agar staf dan kepala bidang ikut ikut berperan sebagai pemimpin kegiatan.
Tidak hanya kegiatan di lapangan. Menurut Pigome, untuk memperkenalkan tugas kepada staf agar tidak hanya salah satu bidang yang diketahui, staf dan kepala bidang akan dirotasi supaya masing-masing pejabat kepala bidang dan staf mengenal tugas dan tanggungjawab setiap bidang di OPD DPPKB. Dan ini dalam rangka pembinaan dan pengkaderan ASN.
Menurutnya, rotasi tersebut supaya staf dan kepala bidang tidak kaku ketika ada roling, mutasi tidak binggung dan bisa mengerjakannya di tempat baru. (ans)
Bagikan artikel ini



