Kabid SD/MI Sesalkan Mogok Mengajar di SD YPK Is. Kijne Wadio

NABIRE - Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, sangat menyesalkan aksi mogok mengajar yang dilakukan oleh para guru yang bertugas di SD YPK Is. Kijne Wadio, yang imbasnya anak-anak sekolah dapat dirugikan dalam satu hari Proses Belajar Mengajar (PBM) di sekolah tersebut.
Sementara aksi mogok mengajar yang dilakukan para guru-guru SD YPK Is Kijne Wadio ini terkait dengan jabatan kepala sekolah, sementara mantan kepala sekolah, yakni Joko Sutomo telah memasuki usia pensiun (purnabakti) semenjak 27 September 2025 lalu, sehingga para guru meminta secepatnya ada pejabat kepala sekolah yang baru.
Untuk itu, Kepala Bidang (Kabid) SD/MI Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Alberth Sipahelut, S.Pd, meminta agar para guru tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Sementara terkait jabatan kepala sekolah lagi dikomunikasikan antara dinas pendidikan dan pihak yayasan atau PSW YPK.
Demikian dikatakan Kabid SD/MI Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, kepada Papuapos Nabire, Senin (20/10/2025) di ruang kerjanya, seraya menambahkan soal pengisian jabatan Kepsek SD YPK Is Kijne tolong berikan kepercayaan kepada dinas dan pihak Yayasan. Untuk saat ini lagi dibangun komunikasi.
“Tolong dipahami bahwa menyangkut jabatan Kepsek di semua Yayasan termasuk YPK dan apabila jabatan Kepsek itu dari seorang guru yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS), maka pihak yayasan hanya memberikan surat rekomendasi dan selanjutnya dinas yang mengusulkan ke Bupati Nabire untuk yang bersangkutan diangkat melalui Surat Keputusan (SK),” jelasnya.
Tetapi apabila yang diusulkan itu bukan berstatus PNS, maka sepenuhnya menjadi tanggung jawab pihak yayasan dan yayasan pula yang berhak membuat SK pengangkatan /penempatan, sehingga soal mengisi kekosongan jabatan Kepsek SDY YPK Is. Kijne untuk saat ini lagi dikomunikasikan agar semuanya bisa berjalan sesuai mekanisme ketentuan aturan yang berlaku. (des)
Bagikan artikel ini



