NABIRE - Jumlah terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Nabire terjadi kenaikan lagi.

Data per Rabu (30/9) pukul 15.00 WIT, jumlah terkonfirmasi sudah mencapai 173 orang yang terbagi dari 133 orang dari Nabire, 26 orang dari Paniai dan 14 orang dari Deiyai.

Jumlah terkonfirmasi mengalami kenaikan dari hari sebelumnya, Selasa (29/9) dengan jumlah 169 orang yang terdiri dari 192 orang dari Nabire, 26 orang dari Paniai, dan 14 orang dari Deiyai.

Sesuai data, terjadi penambahan 4 orang terkonfirmasi berasal dari Nabire. 

Hal ini seperti termuat dalam update data Covid-19 di Kabupaten Nabire, seperti disampaikan oleh Juru Bicara Tim Covid-19 Kabupaten Nabire, dokter Frans Sayori, kepada media ini, kemarin.

Dari data yang disamikan per Rabu (30/9) pukul 15.00 WIT, jumlah kontak erat sebanyak 37, dalam perawatan/isolasi sebanyak 111 (terdiri dari 96 Nabire, 12 Paniai, 3 Deiyai), suspek 0, sembuh 56 (terdiri dari 31 Nabire, 14 Paniai, 11 Deiyai), dan meninggal 6 orang.  Sementara data per Selasa (29/9) pukul 15.00 WIT, jumlah kontak erat 37, dalam perawatan/isolasi 107 (92 Nabire, 12 Paniai, 3 Deiyai), suspek 0, sembuh 56 (31 Nabire, 14 Paniai, 11 Deiyai), meninggal 6.

Pasien Covid dari Intan Jaya Dirawat di Nabire Sekda Kabupaten Intan Jaya pada beberapa waktu yang lalu sempat menyampaikan jika ada aparat keamanan yang bertugas di Intan Jaya dikonfirmasi positif Covid-19 dan mendapatkan perawatan di Nabire.

Namun data tersebut tidak muncul pada update data Covid-19 di Kabupaten Nabire.

Sementara sejumlah pasien dari Paniai dan Deiyai, tertera pada update data di Kabupaten Nabire.

Menanggapi hal itu, Jubir dokter Frans Sayori menegaskan jika data itu masuk pada infografis Kabupaten Intan Jaya.

Karena pemeriksaan swabnya di Labkesda Provinsi Papua di Jayapura, perawatannya saja yang di Nabire.

“Infografis yang kita laporkan ke provinsi dan pusat adalah hasil positif dari swab yg diperiksa pada alat TCM lab RSUD Nabire,” ujarnya kepada media ini. (ros)