NABIRE - Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilaksanakan bulan November 2024 mendatang, Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, S.M, buka suara sekaligus menjadi imbauan kepada penyelengara apabila sudah terpilih jadi penyelenggaraan Pilkada.


"Saya sampaikan penyelenggara khususnya dalam menerima pendaftaran bakal calon, kami pimpinan dan selaku koordinator asosiasi MRP di tanah Papua meminta, terutama kepada partai-partai politik secara nasional, untuk tidak memberikan rekomendasi asal kepentingan saja," kata Agustinus Anggaibak, saat diwawancarai di ruang kerjanya.


Pemberian rekomendasi itu dimaksudkan, tidak asal-asalan tapi rekomendasi bisa diberikan kepada orang asli Papua dengan melihat calon wakilnya.
"Kalau orang asli di Papua diberikan tapi kalau wakilnya orang lain jangan diberikan. KPU juga tidak boleh terima langsung, harus sampaikan sebelum pendaftaran calon, baik bupati sampai di tingkatan gubernur," uajrnya.


Karena sekarang tetap, rakyat Papua dan Amber, ketika berkeinginan besar untuk Papua harus bangkit dari semua sektor, terutama politik. "Bakal calon bupati/wakil bupati, Balon walikota/wakil wakikota harus orang asli Papua. Oleh karena itu, KPU jangan main-main," tandasnya.(rob)