NABIRE - Jaringan Telekomunikasi dan internet pada tiga kelurahan di Nabire mengalami gangguan serius pada Selasa (02/12/2025). Tiga wilayah yang terdampak parah adalah Kelurahan Morgo (Kotalama(, Kalibobo dan Bumiwonorejo. Gangguan ini menyebabkan konektivitas di area tersebut nyaris lumpuh total, mengganggu aktivitas warga dan bisnis.

Gangguan jaringan ini dipicu oleh terbakarnya kabel Telkom, yang diduga merupakan kabel serat optik, di Jalan Sisingamangaraja, tepatnya di dekat Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah (DPRPT). 

Insiden terbakarnya kabel tersebut mengakibatkan putusnya sambungan vital yang menyalurkan akses internet ke tiga kelurahan tersebut.

Kordinator Lapangan (Korlap), Bionilah, saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (02/12/2025), ketika sedang melakukan penyambungan kabel, membenarkan adanya insiden tersebut. 

Ia menduga, putusnya kabel disebabkan oleh adanya aktivitas pembakaran sampah di dekat kabel pada Senin sore. Saat api membesar, kabel Telkom yang berada berdekatan ikut terbakar dan akhirnya putus.

Setelah mendapatkan laporan mengenai putusnya jaringan, Bionilah bersama tim teknisi Telkom Nabire langsung bergerak cepat ke lokasi untuk mencari titik gangguan. Setelah lokasi putusnya kabel ditemukan, tim segera membawa peralatan yang dibutuhkan untuk memulai proses perbaikan dan penyambungan kembali kabel yang terbakar.

Bionilah menjelaskan, proses perbaikan kabel serat optik bukanlah pekerjaan yang mudah dan membutuhkan waktu yang cukup lama serta ketelitian tinggi. 

Oleh karena itu, ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami dan meminta pengertian serta kesabaran dari seluruh pelanggan yang terdampak gangguan tersebut.

Tim Telkom bekerja keras agar jaringan bisa pulih secepatnya. Jika tidak ada kendala teknis lain yang muncul, Bionilah menargetkan bahwa perbaikan akan selesai dan jaringan internet di tiga kelurahan, yakni Morgo, Kalibobo dan Bumi Wonorejo, dapat kembali beroperasi normal pada pukul 20.00 WIT malam ini.(amd)