NABIRE – Pesta demokrasi Pilkada Kabupaten Dogiyai telah berlalu, namun selisih paham masih saja terjadi hingga saat ini. Munculnya putusan PTUN Jakarta berimbas munculnya ‘adu argumen’ dari dua kubu yang kian memanas. Hal ini, menurut salah seorang tokoh masyarakat Kabupaten Dogiyai yang enggan menyebutkan namanya, perlu disikapi dengan baik. Agar rakyat Kabupaten Dogiyai tidak menjadi korban atas perselisihan kedua kubu. Menurutnya, tugas rakyat sudah ditunaikan yakni saat menyalurkan hak suaranya saat Pilkada Dogiyai lalu. Kini saatnya rakyat Dogiyai menikmati pelayanan pembangunan oleh pemerintah. Bukan justeru masih terus diseret-seret dalam persoalan kedua pihak ini.“Saya dengar masih saja ada pihak-pihak yang terus menyertakan rakyat dalam perselisihan ini. Ada yang menyatakan atas nama rakyat, ini yang menjadi pertanyaan rakyat yang mana ? Karena menurut saya, rakyat Dogiyai kini tengah menunggu sentuhan pembangunan agar kehidupan mereka menjadi lebih baik,” tuturnya saat bertandang ke redaksi, kemarin.Dikatakannya, jika ada pihak yang masih ingin ‘bermain politik’ tidak dengan melibatkan rakyat yang tidak tahu persoalan. Menjadi tidak bijak jika perselisihan ini imbasnya harus mengorbankan rakyat Dogiyai.“Demikian halnya juga dengan para wakil rakyat yang duduk di kursi DPRD Dogiyai. Sudah selayaknya sebagai wakil rakyat untuk memihak kepada rakyat, bukan berada pada posisi mereka yang masih terus berselisih. Jika terus seperti ini, kapan persoalan ini akan selesai dan kapan Kabupaten Dogiyai akan berjalannormal,” tuturnya.Sebagai tokoh masyarakat, dirinya berharap agar pihak-pihak yang berselisih untuk saling bertatap muka dan tuntaskan persoalan dengan baik. Sebagai putera terbaik daerah, tentunya mempunyai kapasitas dan kapabilitas untuk menyelesaikan persoalan. Bukan justeru dengan mengangkat persoalan-persoalan yang sudah berlalu.“Bicara sama-sama dan ambil keputusan, jangan tunggu sampai ada pertumpahan darah. Itu pun jika mau Dogiyai tetap aman dan itu jika kedua pihak mempunyai rasa sayang kepada rakyatnya,” ujarnya. (ros)