Inspektorat Dogiyai Gelar Bimtek Dasar-Dasar Audit
NABIRE – Inspektorat Daerah Kabupaten Dogiyai menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pegawainya. Bimtek digelar sejak Rabu (2/10) dan akan berakhir pada Jumat (4/10) mendatang. Bimtek yang diikuti oleh 19 orang pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Dogiyai dipusatkan di au
Bagikan
NABIRE – Inspektorat Daerah Kabupaten Dogiyai menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pegawainya. Bimtek digelar sejak Rabu (2/10) dan akan berakhir pada Jumat (4/10) mendatang. Bimtek yang diikuti oleh 19 orang pegawai Inspektorat Daerah Kabupaten Dogiyai dipusatkan di aula Hotel Mahavira.
Kepala Inspektorat Dogiyai, Martinus Mote, S.Sos kepada media ini mengatakan, ada dua point tujuan pelaksanaan Bimtek kali ini. Pertama, untuk membekali ilmu tentang tata cara pemeriksaan yang sebenarnya pada setiap SKPD di Kabupaten Dogiyai. Kedua, untuk mempelajari tata cara penulisan laporan hasil pemeriksaan yang sesuai dengan prosedur penulisan.Materi Bimtek yang disampaikan, kata Martinus, seputar dasar-dasar audit. Seperti tata cara penulisan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP), monitoring proyek, pemeriksaan khusus, pemeriksaan reguler, pemeriksaan serentak, pemeriksaan pengadaan barang dan jasa, serta tindak lanjut dari pemeriksaan tersebut.Kegiatan Bimtek ini juga dihadiri Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua yang diwakili oleh Kabid Akuntabilitas Pemerintahan Daerah BPKP Papua, Sihono, SE yang didampingi Tatang Ganggul. Perwakilan dari BPKP Provinsi Papua ini selain memberikan pengarahan juga menjadi salah satu pemateri pada Bimtek tersebut.Lebih lanjut dikemukakan Martinus Mote, pihaknya akan terus berupaya untuk meningkatkan profesonalisme kerja aparat di lingkungan Inspektorat Dogiyai. Hal ini dilakukan melalui salah satunya dengan Bimtek yang dilaksanakan sekarang ini.Lanjutnya, Bimtek bagi pegawainya ini tidak akan berhenti sampai disini. Dengan komitmen untuk terus meningkatkan profesionalisme jajarannya, pihaknya di tahun-tahun mendatang juga akan terus menggiatkan kegiatan seperti ini.“Kita menginginkan agar para pegawai bisa bekerja dengan profesional, sehingga perlu kita bekali dengan Bimtek. Kali ini adalah Bimtek dasar-dasar audit, di tahun 2014 mendatang kita juga akan menggelar Bimtek lanjutan,” ujarnya.Rencana pelaksanaan Bimtek di tahun 2014 mendatang, pihaknya juga telah merencanakan untuk mendatangkan pemateri dari tingkat provinsi maupun pusat ke Dogiyai. “Saya ingin menciptakan tenaga yang profesional dan mandiri, sehingga pada Bimtek mendatang saya akan datangkan narasumber dari Jakarta, dari Perwakilan BPKP Papua, dari Inspektorat Jenderal untuk memberikan ilmu kepada para pegawai kami,” tambahnya.Dirinya mengharapkan kepada para peserta Bimtek bisa mengikuti kegiatan ini dengan serius. Karena melalui Bimtek ini kita bisa mendapatkan ilmu terkait tugas pokok dan fungsi inspektorat. Lebih lanjut dikemukakan, di Inspektorat Kabupaten Dogiyai diisi pegawai dari berbagai disiplin ilmu. Walaupun dengan berbagai keterbatasan pengetahuan, namun kita harapkan dengan dilaksanakannya Bimtek ini bisa melahirkan tenaga-tenaga yang siap pakai.“Empat tahun masa pemerintahan caretaker dan kini sudah pemerintahan devinitif kami sudah jalankan pemeriksaan sesuai tugas pokok dan fungsi kami di Inspektorat, sekalipun dengan pendanaan yang terbatas. Berbicara soal tugas di inspektorat, ada faktor-faktor yang mempengaruhi kelancaran kerja. Diantaranya, anggaran terbatas, SDM terbatas, geografi sulit dijangka, dimana ada 4 distrik yang harus menggunakan pesawat jika kita akan melakukan pemeriksaan. SKPD lain juga belum pahami Tupoksi inspektorat. Tapi kami berusaha sehingga inspektorat bisa berjalan dengan baik,” paparnya.Selain itu, kata Martinus Mote, menindaklanjuti adanya temuan BPK juga sudah kita jalankan dengan baik di Kabupaten Dogiyai. SKPD yang ada temuan dari BPK, baik itu temuan untuk dimintai pertanggungjawaban maupun penyetoran, sudah sekitar 90 persen tertangani. (ros)
Bagikan artikel ini



