Injil Empat Berganda Membawa Terang Bagi Orang Papua
NABIRE - Peringati Hari Ulang Tahun Injil masuk ke-83 pada hari ini 13 Januari 2022, bahwa suku kaum bangsa yang ada di dalam kegelapan telah terang. Terangnya Injil Kristus yang dimana Injil empat berganda itu dia sudah datang setelah Yesus memerintahkan kepada dua belas murit.

NABIRE - Peringati Hari Ulang Tahun Injil masuk ke-83 pada hari ini 13 Januari 2022, bahwa suku kaum bangsa yang ada di dalam kegelapan telah terang. Terangnya Injil Kristus yang dimana Injil empat berganda itu dia sudah datang setelah Yesus memerintahkan kepada dua belas murit.
Demikian disampaikan oleh kaum professional, Frans U. Magai, S.Sos ditemui Papuapos Nabire seusai kegiatan di Gereja Kemah Injil Kingmi Kalisemen Pemancar Uwadio, Kamis (13/01/2022).
Dikatakan Frans Magai, injilnya diberitakan mulai dari Jerusalem, Yudea, Samaria sampai ke ujung bumi. Injil itu sudah berkembang di barat, utara, selatan itu sudah sejak zaman dahulu. Tetapi masuk ke timur jauh matahari terbit di atas Pulau Nigunia yang didiami oleh orang yang berkulit hitam, berambut kriting, Gereja Empat Injil Berganda ini mulai masuk di pesisir di pantai selatan dan dia tidak menyebarkan penyebaran injil ini di pesisir dulu.
Dia juga tidak menyebarkan di pulau-pulau di pantai atau di perkotaan-perkotaan atau perkampungan-perkampungan di pesisir. Tetapi dia mulai beranjak naik mulai melewati sungai, lembah-lembah rawa-rawa mengimangi panjat tebing bukit-bukit, gunung-gunung dia mulai masuk ke daerah pegunungan yang diliputi oleh salju dan kedingingan yaitu di Iyatakaida Enarotali dan injil itu mulai masuk tahun 1939 sampai hari ini kami memperingati tahun yang ke 83.
Sehingga gereja Kemah Injil mulai dari Enarotali mulai menginjili dari diri pribadi, keluarga, marga, suku. Dia mulai dari Suku Mee, Moni, Dauwa, Dani, Amungme, mulai penginjilannya di wilayah Gunung Mulia dari satu gunung ke gunung lain, dari salju yang satu kepada ke gunung salju yang satu, dari satu suku kepada suku yang lain. Dan di usia yang ke-83 injil berganda empat dia sudah masuk ke perkotaan dan dia sudah masuk di wilayah pasifik.
Gereja kemah injil ini bukan gereja kemah injil di tanah papua ini bukan kecil dan sekarang duduk bersama-sama dengan bangsa untuk bicara tentang kedamaian dunia hingga hari hut peringatan ini kami kaum professional yang ada diatas tanah dan negeri ini papua pejabat gereja,pejabat pemerintah harus bersatu untuk menjadi ageng pembawa damai supaya jawab doa Yesus datanglah Kerajaanmu jadilah kehendakmu dibumi seperti di surga.
Ketua Panitia perayaan HUT Injil empat berganda ke-83, Izak Tenouye ditemui media ini menjelaskan, kenapa injil masuk dari jarak jauh dari benua ke benua dari pulau ke pulau, dari lautan ke lautan dari lembah ke lembah injil Empat Berganda sampai ke gunung lewat Kali Yawei lewati tebing naik turun sampai dimana injaknya di Iyaitaka Enarotali dia tertanam disitu tetap sebar luaskan ke Suku Dani, Moni, dauwa, sampai Lembah Baliem kenapa bisa karena injil tadi kita juga hari ini cari injil berarti kita cari Yesus, kita cari Yesus berarti kita cari surga karena miliki injil berarti miliki surge. (modes)
Bagikan artikel ini



