Inflasi Menurun, Masih Terkendali di 2025!
NABIRE - Angka inflasi di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah menurun, hal ini seperti terkemuka saat pihak media ini mengkonfirmasi mengenai angka inflasi, di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) melalui LO BPS Papua Tengah, Dio Benuvin Perkasa Ginting, S.ST.

NABIRE - Angka inflasi di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah menurun, hal ini seperti terkemuka saat pihak media ini mengkonfirmasi mengenai angka inflasi, di Kantor Badan Pusat Statistik (BPS) melalui LO BPS Papua Tengah, Dio Benuvin Perkasa Ginting, S.ST.
Dikatakan Dio Ginting, ketika ditemui media ini, Selasa (4/03/2025) di ruang kerjanya, angka inflasi saat ini adalah minus 0,1 persen atau terjadi deflasi.
“Untuk di Nabire tahun lalu masih tinggi, sekarang sudah turun. Jadi secara umum tahun ini Papua Tengah mengalami penurunan, yakni di akhir Februari 2025. Rentan ini masih wajar,” ujarnya.
Lanjutnya, pada 2024 lalu, di Papua Tengah mengalami inflasi sebesar 2,09 persen, hal itu juga masih dalam batas kewajaran, karena target pemerintah adalah 2,5 persen plus satu.
“Jadi kondisi Papua Tengah pada Februari 2025 ini masih dalam perkiraan bulanan dan tahunan masih batas aman, baik inflasi maupun deflasi,” kata Dio Benuvin.
Ginting menambahkan, mengingat sekarang bulan Maret bertepatan dengan bulan ramadhan akan menjadi perhatian, bahwa kemungkinan bisa saja terjadi kenaikkan harga barang cukup signifikan, seperti cabe, tomat, bawang merah, bawang putih dan daging.
Kalau sudah menunjukkan pergerakan itu, khususnya di Kabupaten Nabire harga sapi, ini harus menjadi perhatian, agar pemangku-pemangku kepentingan bisa mengambil kebijakan, agar inflasi di Papua Tengah bisa tetap terjaga.
Artinya, tutup Ginting, Nabire sudah deflasi, yaitu terjadi penurunan harga-harga barang, sedangkan kalau inflasi, maka Nabire mengalami kenaikan harga barang-barang.(feb)
Bagikan artikel ini



