IKT Siap Sukseskan Pilgub Papua
NABIRE – Ikatan Keluarga Toraja (IKT) di Kabupaten Nabire siap menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub) P
Bagikan
NABIRE – Ikatan Keluarga Toraja (IKT) di Kabupaten Nabire siap menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah Gubernur/Wakil Gubernur (Pilgub) Papua di daerah ini. IKT tidak membawa armada organisasi kekeluargaan di dalam pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan orang noMor 1 di Papua tetapi keterlibatan secara person sebagai warga Negara dan anggota masyarakat di wilayah Provinsi Papua.Ketua IKT Kabupaten Nabire, Agus Rimba di ruang kerjanya, Selasa (30/1) mengatakan di dalam keterlibatan pesta demokrasi, Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua yang akan dilaksanakan dalam tahun ini, kehadiran dan keterlibatan anggota keluarga Toraja di dalam politik praktis tidak membawa organisasi kekeluargaan, IKT secara lembaga tetapi itu kehadiran murni secara person. IKT secara lembaga tidak terlibat kemana-mana di dalam Pilgub, tetapi sebagai anggota masyarakat seperti halnya warga masyarakat yang lain, warga IKT siap menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi, pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur di Provinsi Papua.Kepala Suku Toraja di Kabupaten Nabire ini mengingatkan kehadiran warga Toraja di dalam tim sukses, tim pemenangan kandidat tertentu sebagai anggota partai politik pengusung kandidat tertentu, kehadirannya tidak membawa lembaga IKT. Kalau ada orang Toraja di dalam tim pemenangan, anggota partai politik pengusung kandidat tertentu, keterlibatannya hanya atas nama pribadi, tidak mengatasnamakan lembaga IKT di dalamnya. Armada lembaga IKT tidak mau dibawa kemana-mana di dalam politik.Agus Rimba menegaskan, IKT sebagai lembaga kekeluargaan, tidak terlibat secara organisasi di dalam pesta demokrasi. Tetapi, warga IKT sebagai bagian dari warga masyarakat Papua di daerah ini, warga IKT siap menyukseskan pelaksanaan Pilgub Papua.Anggota DPRD Kabupaten Nabire ini mengatakan, warga IKT tidak menghendaki dan tidak mau membawa lembaga IKT ke dalam politik praktis. Warga IKT tidak mau nama lembaga dibawa-bawa untuk kepentingan politik. Karena, pengalaman lalu cukup memberikan pelajaran bagi warga IKT untuk tidak membawa-bawa lembaga organisasi IKT ke dalam politik. Kehadiran seseorang anggota IKT hanya sebagai atas nama pribadi bukan atas nama lembaga IKT. Oleh karena itu, warga IKT juga tidak mau kalau ada yang membawa organisasi IKT ke dalam politik, seperti Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur akan kita laksanakan pertengahan tahun ini.Ia mengingatkan, tetapi ini bukan berarti membatasi warga IKT untuk terlibat di dalam Pilgub. Sebagai warga masyarakat dan warga negara, warga IKT juga ikut terlibat di dalam menyukseskan pelaksanaan Pilgub di daerah ini. Hanya saja, kehadirannya tidak atas nama lembaga IKT dan membawa lembaga IKT untuk kepentingan politik. Kehadiran warga IKT atas nama pribadi, bukan atas nama organisasi IKT.(ans)
Bagikan artikel ini



