Ibadah Syukur Masuknya Injil Empat Berganda di Papua ke-79
NABIRE – Sabtu, 13 Januari 2018 lalu, warga Gereja Kemah Injil (Kingmi) di tanah Papua, koordinator Teluk Cenderawasih mengadakan ibad
Bagikan
NABIRE – Sabtu, 13 Januari 2018 lalu, warga Gereja Kemah Injil (Kingmi) di tanah Papua, koordinator Teluk Cenderawasih mengadakan ibadah gabungan Klasis Nabire, Wanggar, Ditome. Tiga klasis 42 Jemaat satu koordinator telah mengadakan Ibadah Syukuran yang ke-79 di Gereja Kingmi Maranatha Karang Tumaritis Nabire. Acara dihadiri oleh ribuan umat, dibawah sorotan tema ‘Berubah untuk Menjadi Kuat’ Roma 12:1,2 dan sub tema ‘Menjadi Gereja Penabur Benih dengan Semangat Mengawal Para Perintis Gereja Kingmi Menuju 100 Tahun Gereja Kingmi di Tanah Papua.Dalam kotbanya, mantan Ketua Sinode Kingmi Papua, Pdt. Yusup Pekei, S.Th menyampaikan, dalam Galatia 1:1,2. bahwa Paulus menjadi Rasul/Hamba Kristus yang telah memberitakan injil, kitapun harus menjadi pemberita-pemberita Injil Kritus dimana saja kita ada, lebih khusus daerah baru. Dalam sambutannya, Ketua PI Kordinator Teluk Cenderawasih, Pdt Yulianus Pigome, S.Th, M.Th, Bahwa Penginjilan belum selesai’. dalam sambutannya mengajak umat untuk melaksanakan penginjilan. Sebab gereja yang tidak menjalankan PI adalah gereja yang mati. Sasaran PI tahun ini adalah suku Mairasi Kaimana pedalaman. Injil harus diberitakan sebelum Yesus datang kembali. Dan disambung dengan pembacaan sejarah Gereja Kingmi. Sejarah mencatat bahwa visi gereja kemah injil kingmi adalah fisi Dr, Albert Benyamin Simson, yaitu Logo Empat Injil berganda. Yakni, pertama Salib Yesus Kristus adalah Juruselamat. Kedua, Benjana Pembasuan Yesus Kristus pengudus kita dan ketiga Buli-buli Yesus Kristus tabib kita dan keempat, Mahkota Yesus Kristus Raja kita yang akan datang. Dua anggota misionaris C dan MA Watel Post dan R, Deibler lewat Kali Uta/Yawei tiba di Paniai Enarotali, pada tanggal 13 Januari 1939, maka itulah HUT Injil empat beganda ke-79 dilaksanakan dengan meriah. (ist)
Bagikan artikel ini



