WAROPEN - Setelah menyerahkan bantuan Dana Hibah dari Pemerintah Kabupaten Waropen sebesar Rp 5 milyar dan bantuan dana hibah lain bagi perwakilan 4 gereja yang ditandai dengan penandatangan berita acara (MoU), Bupati Waropen juga akan menyerahkan dana Rp 10 M di tahun anggaran 2017 bagi Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) yang ada di Tanah Bakau Waropen. Untuk itu, dalam sambutannya Yermias Bisai, SH mengatakan, dengan adanya bantuan Rp 5 M di tahun anggaran 2016 dan di tahun anggaran 2017 ada lagi bantuan Rp 10 M bagi YPK, maka pemerintah dan masyarakat Kabupaten Waropen ikut menghapus air mata YPK dan YPK layak diberikan perhatian khusus karena YPK merupakan satu-satunya yayasan tertua di tanah Papua.Sehingga apa yang telah dicetuskan oleh mantan Penjabat Bupati Waropen Drs Fransiskus Xaverius Mote, M.Si bagi YPK dan sebagai wakil Allah akan melanjutkan itu, dengan harapan kepada pengurus YPK yang ada di daerah ini untuk menggunakan dana tersebut dengan baik.“Di tanggal 8 Maret HUT ke 54 tahun YPK di Tanah Papua, kita pemerintah dan masyarakat menghapus air mata yayasan YPK yang tertua ini, dengan harapan YPK di Tanah Bakau Waropen harus bangkit untuk bersama–sama pemerintah membangun dan mencerdaskan SDM di Negeri Seribu Bakau ini,” tandasnya.Untuk itu, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Waropen yang baru mengajak semua masyarakat Papua yang ada di Negeri Seribu Bakau Waropen mulai dari Kali Baru hingga Wapoga dan dari Kirihi hingga Pulau Nau serta Teluk Saireri untuk memberikan doa dan dukungan serta perhatian yang serius bagi YPK, karena dalam catatan sejarah YPK telah berbuat banyak dan terbaik bagi anak-anak di tanah Papua dalam bidang pendidikan.Kedepan sebagai pemerintah yang juga merupakan wakil Allah di tanah ini akan terus memperhatikan YPK sebagai mana yang telah dicetruskan oleh mantan Penjabat Bupati Fransiskus Xaverius Mote dan YPK bukanlah tanggung jawab pemerintah saja, akan tetapi YPK merupakan tanggung jawab iman dari semua orang kristen. (Erens E.Rumbobiar)