NABIRE – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Nabire, Yermias Degei, S.Pd., M.I.Kom, menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan pers yang telah menjalankan peran strategis dalam pembangunan demokrasi dan pencerdasan masyarakat.

Menurut Yermias Degei, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pilar demokrasi yang menjaga transparansi, akuntabilitas serta kontrol sosial terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan kehidupan publik.

“Pers adalah jantung demokrasi. Tanpa pers yang merdeka, profesional dan berintegritas, demokrasi akan kehilangan arah. Insan pers memiliki peran penting dalam menjaga ruang publik yang sehat, kritis dan beradab,” ujar Yermias Degei.

Yermias Degei menegaskan bahwa di era digital saat ini, pers juga memegang peran sentral dalam mendorong penguatan empat pilar literasi digital, yaitu kecakapan digital (Digital Skill), budaya digital (Digital Culture), etika digital (Digital Ethics) dan keamanan digital (Digital Safety).

Pers, menurutnya, menjadi garda terdepan dalam membangun kesadaran masyarakat agar mampu mengakses, memahami, memproduksi dan menyebarkan informasi secara cerdas, kritis dan bertanggung jawab.

“Melalui karya jurnalistik yang berkualitas, pers membantu masyarakat Nabire dan Papua pada umumnya untuk tidak terjebak pada hoaks, ujaran kebencian dan disinformasi. Pers juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem informasi yang sehat dan inklusif,” tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Nabire, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, berkomitmen untuk terus memperkuat kemitraan dengan media dan insan pers serta mendorong pengembangan literasi digital sebagai bagian dari strategi pembangunan daerah.

Di akhir pernyataannya, Yermias Degei menyampaikan harapan agar pers Indonesia, khususnya di Papua, tetap menjaga independensi, profesionalisme dan keberpihakan pada kebenaran serta kepentingan publik.

“Selamat Hari Pers Nasional 2026. Teruslah menjadi suara kebenaran, jembatan informasi dan penggerak perubahan bagi masyarakat dan demokrasi Indonesia,” tandasnya.(ist)