Herman Kayame Resmi Buka Lokakarya Pendampingan Pembentukan DAD

NABIRE - Menunjukkan upaya serius Pemprov Papua Tengah dan menciptakan kemandirian fiskal dan mengelola kekayaan alam secara lebih bijaksana untuk masa depan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah bersama Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasa (SKALA) menggelar kegiatan lokakarya pendampingan pembentukan Dana Abadi Daerah (DAD) di Provinsi Papua Tengah.
Dalam sambutan Gubernur Provinsi Papua Tengah, dibacakan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Provinsi Papua Tengah, Herman Kayame, ST., MT, Rabu (1/4/26) mengatakan kebijakan kebaikan ini merupakan langkah penting dan strategis dalam memperkuat kapasitas penyelidikan daerah dalam merancang dan mengimplementasikan kebijakan dana abadi daerah atau DAD sebagai instrumen keuangan.
"Perlu kita pahami bersama bahwa pembentukan dana apalagi daerah memiliki dasar hukum yang jelas dan kuat," ujarnya.

Lanjut dia, apalagi daerah merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 dengan hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Amanat tersebut kemudian diatur kembali dalam peraturan Menteri Keuangan Nomor 64 Tahun 2024 tentang Tata Cara Pembentukan dan Pengelolaan Dana Abadi Daerah. Regulasi ini memberikan kedudukan teknis sebagai pemerintah teknis bagi pemerintah daerah dalam membentuk dan mengelola dana abadi daerah secara profesional.
Ia juga mengatakan pada kebutuhan jangka pendek, tetapi juga memastikan bahwa generasi mendatang tetap dapat merasakan manfaat dari sumber daya yang miliki hari ini. Pembentukan tanah abadi daerah juga menjadi upaya strategis untuk menjamin keberlanjutan pembiayaan pembangunan daerah, khususnya pada sektor pelayanan, seperti pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan tata kelola yang baik, disiplin fiskal yang kuat serta perencanaan yang secara arah, dapat meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran. "Saya berharap melalui karya pendampingan ini kita dapat berdiskusi secara konstruktif, berbagai penyelamatan serta meluruskan langkah-langkah kompleks yang dapat ditindaklanjuti," imbuhnya.
Hal ini membutuhkan komitmen, sinergi dan berdasarkan dari seluruh pemangku kepentingan. Untuk itu, Herman Kayame mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawal pergiatan ini dengan penuh tanggung jawab untuk memajukan Papua Tengah Sejahtera dan lebih baik lagi.(rob)
Bagikan artikel ini



