NABIRE - Sebanyak 52 sampel swab tes hasil pemeriksaan pasien dan keluarga atau kontak erat dengan pasien dinyatakan positif sebelumnya telah diterbangkan ke Jayapura pagi kemarin (Senin, 11/05/2020) dari Bandara Nabire menuju Sentani.

  Sampel hasil pemeriksaan swab yang diambil oleh tim medis gugus tugas Covid-19 Kabupaten Nabire pada hari Minggu malam (10/05/2020), itu selanjutnya akan diperiksa kembali di Litbangkes Jayapura guna diketahui hasilnya. 

 Terkait apakah hasil positif atau negatif, sangat diharapkan negatif. Hal ini seperti harap Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos.,MAP kepada media ini sebelumnya. 

 Dan menyangkut kepastian telah diberangkatkannya atau dikirimnya hasil pemeriksaan swab tersebut, dibenarkan Kapolsubsektor Kawasan Bandara Douw Atarure, Ipda Petrus Paranoan, ketika dihubungi siang kemarin.  “Sampel swab tadi pagi sekitar jam 7 diberangkatkan ke Jayapura,” kata mantan KBO Reskrim Polres Nabire yang akrab disapa Panji itu.

 Sementara itu, seperti dilansir dari media online terkait pengiriman hasil pemeriksaan swab (PCR) puluhan sampel itu, termasuk diantaranya 16 orang pasien positif Covid-19 di Nabire, juga mereka yang kontak erat dengan pasien dimaksud.

 Selain itu, ada juga pemeriksaan untuk 12 orang dari Kabupaten Intan Jaya, sehingga total keseluruhan sebanyak 52 orang. Dijelaskan Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Nabire, dr. Frans Sayori, M.Kes, pemeriksaan swab Minggu malam itu dilaksanakan hingga jam 10 malam dan sempat terjadi insiden kecil, walaupun demikian, sampel pemeriksaan telah dikirim ke Jayapura dengan menggunakan pesawat Cassa.

 Dokter Sayori berharap agar hasil pemeriksaan di Litbangkes Jayapura bisa segera diketahui agar bisa diambil langkah selanjutnya dalam penanganan pasien serta perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Nabire. Terkait kendala yang dihadapi dan ada insiden kecil dalam pemeriksaan Swab Minggu malam tersebut, dokter Sayori membenarkan hal itu, namun pada akhirnya pemeriksaan bisa selesai. “Dari hasil pemeriksaan ini kita berharap ada perbaikan kedepannya terutama bagi pasien yang sementara diisolasi di Ponpes Sanoba.

 Diharapkan mereka bisa lebih patuh untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS), seperti pakai masker, rutin minum obat sehingga mereka bisa cepat sembuh,” pungkasnya.(wan)