NABIRE – Sebanyak 616 calon mahasiswa (Cama) dan calon mahasiwi (Cami) Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Rabu (20/7) hari ini dipastikan mengikuti tes tertulis dan tes wawancara di kampus USWIM.   Tes tertulis dan wawancara bagi calon mahasiswa tersebut akan dilakukan panitia penerimaan mahasiswa baru Tahun Akademik 2016/2017 adalah kegiatan akademik yang biasanya dilakukan oleh Perguruan Tinggi Negeri maupun Perguruan Swasta di seluruh Indonesia. Dimana, untuk menerima mahasiswa baru harus melalui suatu proses yaitu mulai dari proses pendaftaran yang tentunya membutuhkan sejumlah persyaratan yang dibutuhkan sampai dengan akan ditetapkan sebagai mahasiwa dan mahasiswi dengan sebuah Surat Keputusan (SK) Rektor. “Kami bersyukur melalui seleksi administrasi yang telah dilakukan panitia, saya baru saja mendapat laporan dari panitia bahwa, sebanyak 616 calon mahasiswa/i akan mengikuti tes tertulis  Rabu (20/07) besok (hari ini.red). Memang kami akui bahwa, sejak penjaringan calon mahasiswa sejak beberapa bulan yang lalu terdapat ternyata beberapa pendaftar berkasnya masih meragukan maka panitia telah mengembalikan kepada bersangkutan,”Demikian diungkapkan Rektor USWIM Nabire, Drs.Petrus Izaach Suripatty, M.Si yang didampingi Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2016/2017, Johny Suparto Wear, S.Sos.M.Si kepada wartawan Papuapos Nabire Selasa (19/07) kemarin siang, di ruang kerjanya. Diakuinya, Rektor sebagai pimpinan civitas akademik USWIM Nabire berbagga dan menyampaikan terima kasih atas kesadaran masyarakat Kabupaten Nabire dan masyarakat di sekitar Kabupaten Nabire. Dimana, USWIM Nabire telah mendapat apresiasi atau dukungan dari masyarakat. “Karena masyarakat sudah mulai dasar bahwa, jika program studinya  sudah ada di USWIM Nabire kenapa harus kuliah jauh-jauh di luar Nabire. Karena, kalau kuliah jauh di luar Nabire sudah pasti mendapat tantangan yang tidak sedikit,” kata Suripatty. Di tempat yang sama, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru,  Johny Suparto Wear, S.Sos, M.Si menjelaskan,  penerimaan mahasiwa baru Tahun Akademik 2016/2017 telah mencapai target jumlah cama/i yang mengikuti tes tertulidan dilanjutkan dengan tes wawancara terdaftar sebanyak 616 orang. Tertulis dan tes wawancara wajib diikuti oleh calon mahasiwa baru sesuai dengan pilihan yang telah cantumkan dalam formulir. “Dalam mengikuti tes, kalau jawaban calon mahasiswa tidak sesuai dengan pihan program studi pertama, maka panitia akan mempertimbangkan untuk mengarahkan untuk memilih pilihan program studi kedua. Dikatakan Johny, tes yang akan diikuti besok (hari ini.red) sesuai rencana panitia akan mengumumkan pada  hari Jumat (22/07). Jika calon mahasiswa dinyatakan lulus sudah pasti  akan melakukan proses registrasi di program studi maupun registrasi keuangan. Jadi, setelah melihat SK kelulusan sudah bisa melakukan registrasi sebab setelah itu cama dan cami akan mengikuti pembekalan seperti gerakan cinta kampus (Gertak). Hal ini  akan kami lakukan  agar pemahaman masyarakat soal perploncoan itu bisa hilang dengan sendirinya. “Karena seperti telah ditegaskan oleh Menristekdikti dan Menteri pendidikan dan kebudayaan tidak ada lagi model perploncoan. Akan tetapi, dilakukan dengan menyampaikan materi ataupun simulasi yang berdampak positif. Pembekalan atau Gertak akan lakukan di Kampus USWIM sejak tanggal 10 sampai dengan 17 Agustus yang akan diakhiri dengan pelaksanaan Upacara Bendera di Kampus USWIM,” teranh Johny.   Sementara itu, pantauan media ini di Kampus USWIM Selasa (19/07) kemarin,  para panitia penerimaan mahasiswa baru membagikan kartu peserta testing, tempel nomor peserta di meja, menyiapkan soal ujian serta membagikan jadwal mengawas. (rik)