Hallo Covid di Nabire ?
NABIRE – Hallo Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Nabire. Mungkin itu nada sumbang yang keluar dari sebagian masyarakat
NABIRE – Hallo Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kabupaten Nabire.
Mungkin itu nada sumbang yang keluar dari sebagian masyarakat yang ada di daerah ini.
Selain sumbang, banyak pihak pula yang mempertanyakan.
Ini korona kah, Covid ini bagaimana e...? Selain bertanya dengan nada sedikit sumbang, beberapa sumber terpercaya ketika ditanyai soal Covid rata-rata sudah tidak mau berkomentar, bahkan seolah-olah malas tau.
Walaupun, direncanakan dalam beberapa hari ini kedepan pihak pemerintah daerah Kabupaten Nabire melalui tim gugus tugas yang telah dibentuk berencana akan menerapkan kebijakan penindakan protokol kesehatan yang lebih ketat.
Bila kita merujuk data infografis penyebaran Covid-19 di Nabire dari waktu ke waktu mengalami peningkatan.
Tercatat untuk hari Rabu kemarin jumlah kasus terkonfirmasi berada diangka 255 kasus.
Meskipun tingkat kesembuhan berangsur meningkat, namun diangka delapan (8) jumlah kasus meninggal dunia tentunya merupakan suatu pukulan telak bagi pemerintah daerah khususnya dalam upaya menekan penyebaran korona di daerah yang notabene sebagai pintu masuk dan keluar beberapa kabupaten di wilayah Papua bagian tengah ini.
Untuk data perkembangan kasus Covid-19 Kabupaten Nabire dari hari ke hari belakangan ini terus naik dan naik, dimana infografis yang dikeluarkan pihak pemerintah daerah per Kamis (8/10/2020) jumlah komulatif terkonfirmasi sebanyak 262.
Jumlah itu terbagi 222 Nabire, 26 Paniai dan 15 Deiyai.
Sedangkan untuk jumlah pasien dalam perawatan/isolasi sebanyak 179 pasien, terbanyak di Nabire berjumlah 176 pasien, 2 dari Paniai dan 1 Deiyai.
Sementara jumlah komulatif kontak erat sebanyak 55, suspek 2 orang, meninggal dunia masih sama diangka 8 orang dan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 75 orang, diantaranya 38 dari Nabire, 24 dari Paniai dan 13 dari Kabupaten Deiyai.
Catatan media ini, selama 2 hari terakhir terhitung sejak hari Selasa, Rabu dan Kamis peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi naik 5 sampai 7 kasus, dengan jumlah kontak erat hingga Kamis kemarin sebanyak 55 kasus itu tentunya harus menjadi perhatian semua pihak, bahwa satu hal dan sekata, yakni korona ini tidak terlihat tapi nyata ada korbannya.(wan)
Bagikan artikel ini



