NABIRE - Yayasan Peduli Difabel mengadakan kegiatan halal bihalal dan bakti sosial dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Kamis (02/04/2026).

Dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan, Yayasan Peduli Difabel menggelar kegiatan halal bihalal dan Baksos di Halaman Yayasan Peduli Difabel Jalan Kelapa Dua Kalibobo. 

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh anggota DPR Provinsi Papua Tengah, perwakilan Dandim 1705/Nabire, perwakilan Polres Nabire, Ketua MUI Papua Tengah, serta staf dan siswa-siswi Yayasan Peduli Difabel.

Momentum halal bihalal ini bukan sekedar tradisi tahunan, namun menjadi ruang memperkuat silaturahmi, membangun rasa persaudaraan, serta meneguhkan nilai toleransi di tengah keberagaman.

Ketua Yayasan Peduli Difabel Kabupaten Nabire, Maria Yeti Saputri Kapitarauw, S.Sos., MM,AWP, dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan halal bihal dan bakti sosial ini merupakan agenda rutin tahunan yang bertujuan untuk mempererat kebersamaan di tengah keberagaman.

“Puji Tuhan, hari ini kami diberi kesempatan untuk merayakan Idul Fitri sekaligus mempererat silaturahmi dengan saudara-saudara kita yang beragama Muslim melalui kegiatan halal bihalal dan bakti sosial,” ujarnya yeti.

Yeti menjelaskan, yayasan yang dipimpinnya menuaungi anak-anak dengan berbagai latar belakang, termasuk penyandang disabilitas, anak yatim piatu, anak putus sekolah, hingga anak-anak korban konflik dari berbagai daerah.

Ia menegaskan bahwa keberagaman agama, suku, dan budaya di lingkungan yayasan tidak menjadi penghalang dalam menjalankan misi sosial.

“Pengurus, staf, hingga anak-anak binaan kami berasal dari berbagai latar belakang agama, suku, dan budaya. Namun kami memiliki satu tujuan yang sama, yaitu melayani anak-anak yang perhatian,” jelasnya.

Dalam kegiatan bhakti sosial tersebut, yayasan menyalurkan berupa sembako dan santunan kepada para penerima manfaat.

Maria menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, serta berharap dukungan masyarakat terhadap kegiatan sosial terus meningkat.

“Kami berharap masyarakat tidak hanya sibuk dengan urusan masing-masing, tetapi juga dapat meluangkan waktu untuk bersama-sama mendidik, mengasuh, dan merawat anak-anak luar biasa ini,” harapnya.

Sementara itu, Katherin Maruanaya menyampaikan terima kasih banyak kepada ibu yeti yang selalu setia dalam memberikan perhatian kepada anak-anak di yayasan, suka maupun duka selalu sama-sama.

"Puji dan syukur kepada Allah Subahanawataallah sejak berdirinya difabel dimana ada senang dan susah kita selalu bersama-sama, namun saya minta maaf karena kadang saya tidak bisa mendampingi ibu yeti selalu dalam saat-saat yang paling menyedihkan yang beliau sudah menceritakan semuanya tadi " Ujar katherin

Kegiatan Halal Bihalal ini menjadi pengingat bahwa perbedaan bukanlah penghalang, melainkan kekuatan untuk saling melengkapi, saling menghargai, dan bersama-sama membangun masa depan.(Agustinus)